Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

PLN Indonesia Power UBP Barito bersama TNI Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla di Banjarmasin

×

PLN Indonesia Power UBP Barito bersama TNI Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla di Banjarmasin

Sebarkan artikel ini
IMG 20260911 WA0047 1

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – PLN Indonesia Power UBP Barito berkolaborasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Pemerintah Kelurahan Pelambuan, dan Urban Borneo Lab dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Pelambuan, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Kegiatan yang melibatkan warga Kelurahan Pelambuan tersebut merupakan bagian dari program CSR PLN Indonesia Power UBP Barito melalui Desa Tangguh Bencana (Destana) Pelambuan. Dalam pelaksanaannya, BPBD Kota Banjarmasin turut berperan dalam pelaksanaan kegiatan simulasi Destana sebagai upaya memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat.

Kalimantan Post

Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai keamanan pada Objek Vital Nasional (Obvitnas) PLN Indonesia Power UBP Barito. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai bahaya dan penanganan kebakaran yang disampaikan oleh jajaran TNI.

Hadir dalam kegiatan tersebut Perwira Staf Ahli Tingkat II Kawasan Asia Pasifik, Marsma TNI Soegeng Riyadi selaku Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional Panglima TNI, Brigjen TNI Heri Rustandi selaku Wakil Ketua Kelompok Kerja Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Darat, serta Brigjen TNI Subagyo selaku Staf Khusus Kasad.

Dalam sosialisasinya, jajaran TNI memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan kebakaran, khususnya dengan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan. Edukasi juga mencakup pemahaman mengenai teori segitiga api sebagai dasar dalam mengenali dan menangani kebakaran.

Teori segitiga api menjelaskan bahwa kebakaran dapat terjadi apabila terdapat tiga unsur utama, yaitu panas, bahan bakar, dan oksigen. Salah satu upaya untuk mencegah maupun menangani kebakaran adalah dengan memutus atau menghilangkan salah satu unsur tersebut, sehingga proses pembakaran dapat dihentikan.

Perwira Staf Ahli Tingkat II Kawasan Asia Pasifik, Marsma TNI Soegeng Riyadi, mengapresiasi kesiapsiagaan masyarakat Banjarmasin dalam menghadapi bencana kebakaran, khususnya peran Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) yang dinilai sangat responsif dalam penanganan kejadian di lingkungan masyarakat.

Baca Juga :  ULM Kukuhkan 1.290 Wisudawan

“Kami sangat mengapresiasi masyarakat di Banjarmasin yang sangat sigap terhadap bencana kebakaran, khususnya BPK. Ini merupakan bentuk kepedulian dan kesiapsiagaan masyarakat yang sangat baik dalam menghadapi potensi kebakaran,” ujar Soegeng.

Soegeng juga mendorong agar masyarakat dan perangkat kelurahan memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas dalam menghadapi kondisi kebakaran maupun keadaan darurat lainnya. SOP tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bersama sehingga masyarakat mengetahui langkah yang harus dilakukan secara cepat dan tepat ketika terjadi bencana.

Selain memberikan edukasi mengenai penanganan kebakaran, Soegeng turut mengapresiasi kontribusi PLN Indonesia Power UBP Barito dalam mendukung peningkatan kapasitas masyarakat melalui program CSR.

“Kami juga mengapresiasi PLN Indonesia Power UBP Barito yang telah menyisihkan sebagian keuntungannya untuk program CSR. Ini merupakan bentuk kontribusi perusahaan yang sangat baik dalam mendukung masyarakat, khususnya dalam membangun kesiapsiagaan dan ketangguhan menghadapi bencana,” tambah Soegeng.

Sementara itu, Manager PLN Indonesia Power UBP Barito, Nyoman Sukma Aryawan, mengatakan bahwa keberadaan program Desa Tangguh Bencana Pelambuan diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi warga.

“Harapannya, semoga dengan adanya program Desa Tangguh Bencana ini bisa menjadi wadah serta berkontribusi pada keselamatan dan kesehatan warga, khususnya di Kelurahan Pelambuan. Kami ingin program ini memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Nyoman.

Program Desa Tangguh Bencana Pelambuan merupakan inisiatif kolaboratif PLN Indonesia Power UBP Barito bersama Pemerintah Kelurahan Pelambuan dan Urban Borneo Lab sebagai fasilitator, serta BPBD Kota Banjarmasin dalam pelaksanaan kegiatan simulasi Destana. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kapasitas, kesiapsiagaan, dan kemandirian masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Baca Juga :  FISIP Uniska Mulai Babak Baru, Tak Hanya dari Kalsel.

Melalui kegiatan sosialisasi dan simulasi, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai potensi bahaya dan langkah pencegahannya, tetapi juga mendapatkan pengalaman dalam merespons kondisi darurat. Sinergi lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan masyarakat untuk mengambil langkah yang cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika menghadapi bencana. (KPO-1)

Sekilas Tentang PLN Indonesia Power

PT PLN Indonesia Power adalah Generation Company terbesar se-Asia Tenggara Sub Holding BUMN kelistrikan yaitu PT PLN (Persero). PLN Indonesia Power selalu berkomitmen untuk menjadi perusahaan energi yang berbasis teknologi, inovasi, dan berorientasi pada masa depan menuju The NEW PLN 4.0 UNLEASHING ENERGY and BEYOND.

Iklan
Iklan