Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Tim Ahli Geoteknik Diterjunkan

×

Tim Ahli Geoteknik Diterjunkan

Sebarkan artikel ini

Jika diperlukan penyelidikan tanah lewat metode boring/SPT.

jln
KONDISI JALAN - Jl Veteran Km 5,5 di kawasan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur dampak kerusakan, Rabu (15/7/2026). (KP/Hamdiah)

BANJARMASIN, KP – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, langsung melakukan penanganan sementara.

Terhadap Jalan Veteran Sungai Lulut, yang terbelah dua dan ambles.

Kalimantan Post

Langkah pertama diawali dengan tanggap darurat dan keselamatan melalui pemasangan rambu peringatan, traffic cone serta barrier di titik ambles.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, menjelaskan pihaknya segera melakukan penanganan sementara memperbaiki kerusakan tersebut.

Pihaknya lebih dulu menuggu tingkat penurunan struktur tanah.

“Setelah penurunan struktur tanah stabil, selanjutnya kami pasang cerucuk lalu geotekstil.

Perkerasan (urug) dan pengaspalan,” jelas Yasin, Rabu (15/7).

Ia menyadari penanganan kilat tersebut tidak akan bertahan lama jika akar masalah ketidakstabilan tanah belum diselesaikan secara menyeluruh.

Seperti penanganan sebelumnya kondisinya kembali seperti sekarang ini. 

“Jika penyebab utama penurunan belum ditangani secara komprehensif, kerusakan berpotensi muncul kembali.

Karena itu, kami langsung menyiapkan rekomendasi tindak lanjut untuk penanganan yang lebih permanen,” ujarnya.

Guna menyelesaikan persoalan ini secara tuntas, Dinas PUPR Kalsel menerapkan tiga tahapan krusial yang berjalan secara paralel.

Bersamaan dengan pengamanan jalur, tahapan kedua berupa investigasi geoteknik mendalam juga langsung berjalan.

Tim ahli geoteknik telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemetaan dimensi retakan, pengujian struktur lewat test pit dan core drill, serta uji Dynamic Cone Penetrometer (DCP).

Jika diperlukan, penyelidikan tanah lewat metode boring/SPT juga disiapkan guna mendeteksi daya dukung tanah dasar secara akurat sebelum masuk ke tahapan ketiga, yaitu eksekusi konstruksi permanen.

“Saat ini penurunan tanah 50 centimeter, panjangnya 50-70 meter. Kami berharap selama penanganan ini jalan dialihkan ke jalur lain,” katanya. (mns/K-2)

Baca Juga :  Didesain dengan Fasilitas Modern
Iklan
Iklan