Semua pihak, termasuk Pokdarwis dilibatkan dalam pengembangan ekonomi kreatif di Kota Banjarmasin.
BANJARMASIN, KP – Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang ada di kelurahan akan dilibatkan dalam pengembangan ekonomi kreatif di Kota Banjarmasin, bahkan mengangkat potensi yang ada di daerahnya.
“Pokdarwis dapat mendukung pengembangan ekonomi kreatif di daerahnya, bahkan mereka harus aktif melihat potensi yang ada,” kata Ketua Pansus Raperda Ekonomi Kreatif, Zainal Hakim kepada wartawan, belum lama ini, di Banjarmasin.
Zainal Hakim mengungkapkan, pembahasan Raperda Ekonomi Kreatif memang melibatkan semua pelaku ekonomi, agar keberadaan payung hukum ini benar-benar maksimal dapat mengangkat ekonomi kerakyatan.
“Kita ingin Perda ini bisa mengangkat ekonomi kerakyatan,” tambah politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Bahkan pada rapat Pansus pada Kamis (24/11) lalu, mengundang dinas terkait, seperti Dinas Koperasi UMKM, Dinas Pariwisata, Dinas Perdagangan hingga Forum Ekonomi Kreatif. “Keterlibatan pihak-pihak terkait ini agar pelaku ekonomi kreatif dapat bermitra dan bekerjasama untuk mengembangkan usahanya,” jelas Zainal Hakim.
Ditambahkan, dengan keterlibatan mereka yang memiliki jaringan lebih luas, maka dapat membantu mengembangkan usaha ekonomi kreatif yang baru ataupun yang lama.
Lebih lanjut Zainal Hakim mengharapkan, jika keberadaan Perda Pengembangan Ekonomi Kreatif ini, maka semua usaha masyarakat akan mendapatkan dukungan dan perlindungan dari pemerintah, terutama hasil karyanya. “Apalagi jenis usaha kreatif ini sudang bervariasi dan beragam, selain bidang kuliner dan tekstil,” ujar anggota Komisi II DPRD Kota Banjarmasin.
Diantaranya, pembuatan aplikasi, game, arsitektur, desain, fotografi, musik, fashion, usaha penerbitan, seni rupa dan lainnya, bahkan mencapai 17 jenis usaha.
“Jadi sangat luas, karena ekonomi kreatif sebenarnya pengembangan skill dan kemampuan masyarakat,” kata Zainal Hakim.
Lebih lanjut Zainah Hakim mengharapkan, ke depan Banjarmasin dapat memiliki 17 jenis ekonomi kreatif, sehingga dapat menghasilkan entrepreneur atau pelaku usaha baru yang dapat menciptakan lapangan kerja atau mengharumkan nama Banua.
“Pemerintah akan mendorong para pelaku ekonomi kreatif ini dengan memberikan pembinaan, perlindungan dan menyediakan wadah hingga membantu pemasaran, baik nanti lewat bazar, pameran hingga market online,” tambahnya. (lyn/K-7)















