Banjarmasin, KP – Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Diskopumker) Kota Banjarmasin, M Isa Anshari mengatakan Pemerintah Kota Banjarmasin menghentikan program pencetakan Wira Usaha Baru (WUB) karena sudah melebihi dari target.
Sebelumnya, sejak tahun 2017, Pemko Banjarmasin menargetkan mencetak 2500 Wira Usaha Baru, namun akibat tingginya minat jumlah WUB ditambah hingga mencapai 3000 WUB pada tahun 2022 dan terus bertambah hingga lebih dari 3500 WUB pada tahun 2023.
Isa Ashari mengatakan akibat jumlah Wira Usaha Baru yang diatas target ini, pihaknya lebih fokus pada pembinaa Wira Usaha Baru yang ada untuk dapat lebih bertahan.
Pembinaan itu pada penguatan usaha, perbaikan produk hingga menambah permodalan Wira Usaha Baru sehingga dapat lebih berkembang.
“Segi kemandirian usaha itu yang kami jalankan, mulai dari manajerial, permodalan dan operasional, kita terus bantu perkembangan Wira Usaha Baru” kata Isa Anshari.
“Melalui upaya ini agar kemandirian hingga upaya agar UMKM naik kelas dapat lebih mudah tercapai” tutur Isa Anshari.
Wira Usaha Baru di Kota Banjarmasin didominasi usaha kuliner, fashion dan kriya.
Sementara, untuk penciptaan Wira Usaha Baru juga memberi dampak dalam penyerapan tenaga kerja.
Walaupun mengaku tidak memiliki data yang lengkap, disebutnya dampak penyerapan tenaga kerja tetap saja ada terutama di bidang UMKM dan sektor non formal.(mar/K-3)















