Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarbaru

Curhat Lewat Instagram, Wali Kota Banjarbaru Bantu Abizar yang Seragamnya Dicoret

×

Curhat Lewat Instagram, Wali Kota Banjarbaru Bantu Abizar yang Seragamnya Dicoret

Sebarkan artikel ini
Hal 6 3 KLM BJB 1 9
DATANG- Didampingi keluarga Abizar (12), siswa SD kunjungi Rumah Dinas Wali Kota Banjarbaru. (KP/Devi)

Banjarbaru, KP- Kepedulian Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, kembali terlihat melalui respons cepat terhadap keluhan warga yang disampaikan lewat pesan langsung (direct message/DM) media sosial Instagram. Keluhan tersebut datang dari seorang warga yang menceritakan kondisi adiknya, Abizar (12), siswa kelas VI Sekolah Dasar di Kota Banjarbaru, yang mengalami perundungan di sekolah.

Dalam pesan tersebut disampaikan bahwa seragam sekolah Abizar dicoret-coret oleh teman sekelasnya. Peristiwa itu membuat Abizar merasa malu dan kehilangan kepercayaan diri untuk bersekolah. Kondisi tersebut semakin memprihatinkan karena Abizar merupakan anak yatim piatu yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Kalimantan Post

Abizar diketahui sebagai anak bungsu dari lima bersaudara. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, kakak-kakaknya bekerja serabutan. Salah satunya bekerja sebagai petugas kebersihan, sementara lainnya menjadi penjaga stan kebab milik orang lain. Keterbatasan penghasilan membuat keluarga kesulitan memenuhi kebutuhan pendidikan Abizar, termasuk seragam dan perlengkapan sekolah.

Menanggapi aduan tersebut, Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby langsung mengambil langkah cepat dengan mengundang Abizar dan keluarganya ke Rumah Dinas Wali Kota. Kehadiran mereka bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kepedulian sosial.

Pada kesempatan itu, Wali Kota menyempatkan diri untuk berinteraksi langsung dengan Abizar, memberikan dukungan moril serta perhatian khusus. Selain itu, ia juga menyerahkan bantuan dana guna membeli seragam baru dan perlengkapan sekolah agar Abizar dapat kembali bersekolah dengan nyaman dan percaya diri.

Sebelumnya, Abizar telah menerima bantuan seragam dari Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru. Namun, seiring pertumbuhan fisiknya, seragam tersebut kini tidak lagi mencukupi.

Hj. Erna Lisa Halaby menyayangkan terjadinya peristiwa tersebut, terlebih menimpa anak yang berada dalam kondisi rentan. Ia menegaskan bahwa lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman, ramah, dan bebas dari perundungan.

Baca Juga :  Respons Cepat Wali Kota Banjarbaru Selamatkan Warga Pengidap Tumor Payudara

“Anak-anak kita harus mendapatkan perlindungan dan rasa aman di sekolah. Tidak boleh ada perundungan, apalagi terhadap anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian lebih,” tegasnya.

Ia juga mengimbau pihak sekolah, guru, dan orang tua untuk meningkatkan pengawasan serta menanamkan nilai empati, kepedulian, dan saling menghargai sejak dini.

Risma, kakak Abizar, yang turut hadir mendampingi adiknya, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Wali Kota Banjarbaru. Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi Abizar untuk terus bersekolah dan meraih cita-citanya.

Melalui langkah ini, Wali Kota Banjarbaru kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, merespons langsung keluhan warga, serta memberikan solusi nyata, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan perlindungan dan kepedulian sosial.(Dev/K-5)

Iklan
Iklan