BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Fraksi Partai Golkar, Muhammad Yani Helmi, berharap pembangunan Jembatan Pulau Laut–Tanah Bumbu dapat rampung sesuai target. Kehadiran jembatan ini dinilai krusial untuk memacu percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Konektivitas antara daratan Tanah Bumbu dan Pulau Laut menjadi kebutuhan strategis bagi distribusi logistik serta pengembangan kawasan industri,” ujar Yani Helmi di Banjarmasin, Selasa.
Berdasarkan data Diskominfo Kabupaten Kotabaru, proyek jembatan sepanjang 3,5 hingga 3,75 kilometer tersebut kini terus berlanjut. Pengerjaan fisik sedang berlangsung di sisi Batulicin dan Kotabaru dengan target operasional pada 2028 mendatang.
Jembatan tipe cable stayed ini dibangun dengan tinggi 30 meter dan lebar 24 meter untuk mendukung jalur pelayaran. Proyek ini melibatkan kontraktor nasional PT Hutama Karya dan PT Pembangunan Perumahan dengan estimasi total biaya mencapai Rp5,2 hingga Rp5,9 triliun.
Jika selesai tepat waktu, waktu tempuh antarwilayah akan terpangkas menjadi hanya 15 menit. Hal ini diharapkan memperkuat efisiensi logistik regional di seluruh wilayah Kalimantan Selatan. (Nau/KPO-1)
Yani Helmi Peringatkan Jembatan Pulau Laut Rampung Tepat Waktu














