BANK Kalsel saat ini telah menginjak usia 62 tahun. Sebuah fase penting dari perjalanan panjang yang ditempuh bersama masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel). Bank Kalsel telah Mengalami berbagai tantangan dalam menghadapi dinamika, dan mampu tetap berdiri sebagai salah satu pilar penting pembangunan daerah.
Dari sini, tema “Tumbuh Bersama untuk Banua yang Lebih Baik” pada peringatan Hari Jadi tahun ini terasa relevan. Ada pesan kebersamaan di dalamnya, sekaligus penegasan bahwa tidak cukup Bank Kalsel bertumbuh sendiri. Bank Kalsel juga harus memastikan bahwa pertumbuhan tersebut dirasakan secara luas oleh masyarakat Kalimantan Selatan.
Sebagai Kepala Daerah, saya melihat langsung bagaimana peran Bank Kalsel semakin strategis dalam beberapa tahun terakhir. Khususnya sebagai mitra pembangunan yang aktif. Peran Bank Kalsel yang telah masuk ke sektor-sektor produktif, memperkuat UMKM, dan mendorong inklusi keuangan hingga ke wilayah yang sebelumnya belum tersentuh layanan perbankan secara optimal.
Kami juga memandang, berbagai langkah transformasi yang dilakukan juga patut diapresiasi. Salah satunya melalui digitalisasi layanan perbankan, yang saat ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Bank Kalsel mulai menjawab tantangan tersebut. Melalui penguatan layanan elektronik, peningkatan kemudahan transaksi, hingga integrasi dengan sistem keuangan daerah. Ini penting, karena masyarakat hari ini menuntut layanan yang cepat, mudah, dan dapat diandalkan.
Namun kita tidak boleh cepat berpuas diri.
Kedepan, Bank Kalsel tidak cukup hanya tumbuh. Sudah saatnya naik kelas menjadi penggerak utama ekonomi daerah yang modern, adaptif, dan mampu memberi dampak nyata bagi pembangunan daerah secara lebih luas.
Tantangan ke depan akan jauh lebih kompleks. Kompetisi di sektor keuangan saat ini semakin terbuka. Teknologi berkembang sangat cepat, dan ekspektasi masyarakat terus meningkat. Bank Kalsel harus mampu bergerak lebih lincah, memperkuat inovasi, dan tetap berpijak pada budaya, karakter, serta kebutuhan masyarakat, khususnya di Kalimantan Selatan.
Di sinilah saya menaruh harapan besar.
Keberpihakan Bank Kalsel pada ekonomi Banua harus nyata. Sudah saatnya sektor UMKM menjadi prioritas, bukan sekadar pelengkap. Sektor unggulan daerah perlu didorong dengan pembiayaan yang lebih progresif dan berdampak. Pada titik ini, Bank Kalsel dituntut hadir sebagai solusi. Mampu Bekerja Bersama, Merangkul Semua, dan memastikan ekonomi kerakyatan benar-benar tumbuh sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat.
Kedepan, kita juga dihadapkan pada tuntutan pembangunan berkelanjutan. Isu lingkungan, ketahanan ekonomi, dan pemerataan pembangunan menjadi agenda yang tidak bisa ditunda. Saya berharap Bank Kalsel mengambil peran lebih aktif dalam mendukung arah pembangunan ini. Ikut mewujudkan pembiayaan yang produktif, bertanggung jawab, dan memberi dampak jangka panjang bagi kemajuan daerah.
Sebagai mitra dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, kami memandang Bank Kalsel adalah bagian dari ekosistem pembangunan itu sendiri. Sinergi yang sudah terbangun selama ini harus terus diperkuat. Lebih terarah, lebih konkret, dan lebih terasa manfaatnya bagi masyarakat.
Secara pribadi dan selaku Pemeirntah Provinsi Kalimantan Selatan, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Bank Kalsel. Mulai dari manajemen hingga seluruh pegawai, yang telah menjaga kepercayaan masyarakat selama ini. Kepercayaan masyarakat tersebut tidak datang dengan sendirinya, tetapi dibangun melalui budaya, kerja keras, konsistensi, dan integritas seluruh elemen dari Bank Kalsel.
Mudah-mudahan Bank Kalsel mampu menangkap momentum di usia ke-62 Tahun ini. Jadikan momen ini sebagai titik penguatan. Bekerja lebih tuntas, lebih adaptif, dan lebih berani mengambil peran.
Karena pada akhirnya, ukuran keberhasilan pembangunan, adalah manfaat yang dirasakan langsung masyarakat kita.
Selamat Hari Ulang Tahun ke-62 Bank Kalsel. Teruslah Tumbuh Bersama untuk Banua yang Lebih Baik.
Gubernur Kalimantan Selatan
H Muhidin















