Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tapin

Dorong Infrastruktur, Lingkungan dan Mitigasi Bencana dalam Perencanaan 2027

×

Dorong Infrastruktur, Lingkungan dan Mitigasi Bencana dalam Perencanaan 2027

Sebarkan artikel ini
Hal 12 Tapin 35 klm 8
BUPATI TAPIN - H Yamani didampingi Wakil Bupati Tapin H Juanda memimpin langsung Rakor bersama SKPD Lingkup Tapin terkait perencanaan pembangunan tahun 2027. (KP/Ist)

Rantau, KP – Pemerintah Kabupaten Tapin menegaskan komitmennya mempercepat pembangunan infrastruktur, pengelolaan lingkungan, dan mitigasi bencana dalam rapat koordinasi perencanaan pembangunan tahun 2027. Kamis (16/4/2026).

Bupati Tapin H Yamani menyampaikan, rakor menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program prioritas daerah dengan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten.

Kalimantan Post

“Rapat koordinasi hari ini adalah fondasi masa depan. Dari setiap ide dan keputusan, kita wujudkan Tapin yang maju dan beriman,” ujarnya.

Dalam paparan tersebut, Pemkab Tapin memfokuskan pembangunan pada sektor infrastruktur jalan, terutama peningkatan konektivitas antarwilayah. Sejumlah ruas jalan strategis diusulkan untuk ditangani melalui skema pendanaan APBN, APBD Provinsi Kalimantan Selatan, dan APBD kabupaten.

Beberapa proyek prioritas meliputi lanjutan pembangunan ruas Margasari–Sawaja, Rawana–Buas, hingga peningkatan jalan Batu Ampar–Batung serta Rantau–Muara Muning. Selain itu, pemerintah daerah juga mengusulkan penguatan koridor strategis seperti Rantau–Margasari hingga kawasan Kandangan sebagai jalur nasional penunjang ekonomi.

Di tingkat kabupaten, pembangunan difokuskan pada pembebasan lahan jalan Pandahan–Margasari serta peningkatan ruas jalan Datu Aling dan kawasan pendidikan di Tapin Selatan.

Tak hanya infrastruktur, Pemkab Tapin juga mengusulkan pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) baru berbasis residu. Proyek ini dinilai mendesak mengingat kapasitas TPA eksisting yang hampir penuh dan belum sepenuhnya memenuhi standar sanitary landfill.

Rencana pembangunan TPA mencakup penyusunan studi kelayakan, desain teknis, pembebasan lahan, hingga pembangunan fasilitas pendukung. Total kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp30 miliar.

Selain itu, penanganan banjir dan mitigasi bencana menjadi agenda utama yang dikerjakan secara terpadu bersama pemerintah pusat dan provinsi. Sejumlah program direncanakan, seperti normalisasi sungai di jalan sragen Harapan Masa Kec Tapin Selatan dan Sungai Muning serta penanganan longsor di beberapa titik rawan di Tapin Utara dan sekitarnya untuk segera di tindaklanjuti.

Baca Juga :  Pemkab Tapin Dorong Profesionalisme ASN Lewat Evaluasi Kinerja

Bupati Yamani menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan optimalisasi sumber pendanaan agar seluruh program dapat terealisasi tepat waktu.

“Perangkat daerah harus proaktif menangkap peluang pendanaan, baik dari pusat maupun provinsi. Kolaborasi adalah kunci percepatan pembangunan,” tegasnya.

Dengan strategi terintegrasi tersebut, Pemkab Tapin berharap mampu memperkuat konektivitas wilayah, meningkatkan kualitas lingkungan, serta mengurangi risiko bencana demi mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.(abd/K-6)

Iklan
Iklan