Oleh : H AHDIAT GAZALI RAHMAN
Hari jadi biasanya terjadi pada suatu daerah, provinsi atau kabupaten, tapi jika itu Negara maka biasa disebut Hati Ulang Tahun (HUT). Jika itu pada lembaga seperti kantor diknas biasa disebut hari kelahiran, demikian jika itu terjadi pada orang tertentu, seperti para pemimpin, ketua kelompok tertentu maka disebut Hari Ulang Tahun (Ultah) dan lain sebutan walaupun tujuan satu, yakni mengingat kembali hari lahirnya oknum, suatu lembaga, kelompok, suatu daerah hingga Negara, tentu dengan berbagai kata yang tujuan sama, yaitu mengingat kembali suatu momen suatu.
Sebagai bangsa, wajib mengetahui apa arti kalimat itu, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), haji jadi atau ulang tahun adalah hari saat pertama kali digunakan atau selesai dibuat atau diresmikan. Tanggal terjadinya suatu peristiwa atau berdirinya suatu lembaga. Hari dimana kita mengenang atau merayakan sesuatu yang penting yang terjadi pada hari itu ditahun sebelumnya.
Bagi sebagian orang, bertambahnya usia adalah momen yang tidak boleh terlewatkan begitu saja. Biasanya hal ini ditandai dengan merayakan hari tersebut dengan sebuah pesta. Memang betul adanya, merayakan hari ulang tahun di zaman sekarang ini seakan menjadi suatu keharusan dan budaya yang wajib dilakukan setiap tahun, entah itu karena memang mampu merayakan ataupun tuntutan gengsi bila tidak merayakan. Padahal Islam sendiri tidak membuat aturan adanya merayakan hari ulang tahun dengan pesta, karena pasti akan mendatangkan kemudharatan (ketidak bermanfaatan) Iari perayaan ulang tahun yang berlebihan.
Dalam hal ini, Islampun telah mengingatkan apa yang sebaiknya harus dilakukan saat bertemu dengan hari ulang tahun? Dalam wilayah Negara, alangkah elokya, jika hari jadi seharusnya para pejabat mengukur sejauhmana apa yang dilakukan oleh negara daerah telah memberikan kebaikan kepada warganya atau sebaliknya. Jika terjadi kebaikan, maka lanjutkan dan jika terjadi kebalikan (merugikan) masyarakat sebaiknya lakukan perubahan agar masyarakat tidak dirugikan.
Beberapa pendapat ulama untuk menyikapi ulang tahun dalam Islam, yakni : 1. Jadikan momen ulang tahun sebagai ajang introspeksi; 2. Tidak melakukan pesta yang berlebihan; 3. Memohon ampun kepada Allah SWT; 4. Ingat akan kematian; 5. Melakukan sedekah; 6. Meningkatkan keimanan; 7. Buatlah satu pencapaian dalam hidup; 8. Senantiasa bersyukur; 9. Luangkan waktu dengan berkumpul keluarga.












