Martapura, KP – Bupati diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Dian Marliana menyerahkan 212 kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada pedagang kaki lima (PKL) di lingkungan pasar Kabupaten Banjar, bertempat di halaman Kantor Perumda Pasar Bauntung Batuah (PBB), pekan kemarin.
Program yang diakomodasi melalui APBD Banjar tersebut menjadi langkah awal pemerintah daerah guna memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pedagang rentan.
Dian Marliana mengatakan, pendataan siap kembali dilakukan, agar lebih banyak pedagang memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
“Ini tahap pertama, selanjutnya di data kembali agar seluruh pedagang rentan mendapat perlindungan,” ujarnya.
Direktur Perumda Pasar Bauntung Batuah Rusdiansyah menyebut, seluruh iuran peserta ditanggung pemerintah daerah dan program terus diperluas kepada pedagang lainnya. Menurutnya, pihak Perumda masih menghadapi kendala.
“Kendala kita di lapangan pada pendataan, karena sebagian PKL berpindah-pindah lokasi berjualan,” jelasnya.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tanah Laut dan Kabupaten Banjar Ardhinata Surya menjelaskan, sejak 2024 Pemkab Banjar telah membantu perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi sekitar 19.150 pekerja informal.
“Tingkat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Banjar saat ini masih sekitar 22 persen dari total pekerja. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memperluas perlindungan pekerja rentan,” tandasnya.
Sepanjang 2025, tambahnya, manfaat klaim yang telah disalurkan mencapai sekitar Rp75 miliar kepada kurang lebih 3.000 warga Kabupaten Banjar.
Selain penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan, Perumda PBB juga menggelar pengundian hadiah bagi pedagang yang melunasi pembayaran sewa toko, kios dan bak pasar tanpa tunggakan. (Wan/K-5)















