Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kesehatan

Ternyata, Sakit Kepala Konsisten Timbul Pagi Hari Bisa Menjadi Gejala Tumor Otak

×

Ternyata, Sakit Kepala Konsisten Timbul Pagi Hari Bisa Menjadi Gejala Tumor Otak

Sebarkan artikel ini
IMG 20260612 WA0056 e1781251691990
Dokter spesialis bedah saraf subspesialis bedah saraf neurovaskular Dr dr Mardjono Tjahjadi Sp BS, Subsp. N-Vas., PhD, FICS , saat ditemui di acara diskusi kesehatan RS Pondok Indah, di Jakarta, Kamis (11/6/2026). (Antara)

JAKARTA, Kalimantanpost.com – Dokter spesialis bedah saraf subspesialis bedah saraf neurovaskular Dr dr Mardjono Tjahjadi menyampaikan sakit kepala berat yang secara konsisten muncul pada pagi hari bisa menjadi salah satu gejala tumor otak.

“Sakit kepalanya konsisten timbul paling berat pada saat bangun tidur pagi. Setelah bangun tidur pagi, biasanya masih tetap ada sakit kepala, tapi, enggak seberat yang pagi-pagi. Kalau ada keluhan sakit kepala yang seperti itu, sebaiknya periksakan,” kata lulusan spesialis bedah saraf di Universitas Padjadjaran yang akrab disapa Joy saat sebuah acara temu media di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Kalimantan Post

Keluhan sakit kepala yang konsisten muncul pada pagi hari dipengaruhi oleh posisi tubuh selama tidur di malam hari. Saat tidur dalam posisi rebah atau telentang, efek gravitasi terhadap aliran darah dan cairan otak bersifat lebih lama sehingga tekanan otak jadi lebih meningkat.

Selain itu, pada saat tertidur, napas akan tenang dan lambat. Napas yang lambat itu akan menyebabkan pelebaran pembuluh otak sehingga menyebabkan tambahan tekanan di dalam otak.

Joy mengatakan sakit kepala yang bisa jadi gejala tumor otak itu kronik progresif.

Kronik berarti keluhan telah berlangsung selama berbulan-bulan dan meskipun intensitasnya naik-turun, sakit kepala itu tetap ada. Progresif berarti semakin hari, rasa sakit semakin berat.

“Jadi, kalau ada sakit kepala yang kronik progresif, itu harus dicurigai. Kemudian, sakit kepalanya itu sifatnya bukan kayak ditusuk jarum, tapi, seperti tertekan. Sakit kepala itu jadi kayak tumpul, sakit semua, kayak dicengkeram,” ujar Joy.

Gejala tumor otak, kata Joy, dapat bervariasi, bergantung kepada ukuran, lokasi dan seberapa cepat tumor tumbuh. Pada umumnya, gejala tumor otak juga meliputi gangguan perilaku, kejang mendadak, sulit bicara, mual atau muntah, hingga gangguan penglihatan dan pendengaran.

Baca Juga :  Hati-Hati Buat Pria Produktif, Minim Bergerak Sebabkan Alami Gangguan Saluran Kemih

Joy menambahkan penyebab tumor otak belum diketahui. Ia merupakan pertumbuhan sel abnormal di dalam atau di sekitar otak yang dapat meningkatkan tekanan di dalam rongga kepala, serta menimbulkan berbagai keluhan dan masalah kesehatan. (Ant/KPO-3)

Iklan
Iklan