Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

HAN 2026 di Balai Kota Banjarmasin Sepi Anak, Upacara Didominasi ASN

×

HAN 2026 di Balai Kota Banjarmasin Sepi Anak, Upacara Didominasi ASN

Sebarkan artikel ini
IMG 20260723 WA0032 e1784795847222
HARI ANAK - Peringatan HAN di Halaman Balai Kota Banjarmasin. (Kalimantanpost.com/hamdi).

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Ada yang janggal dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin. Upacara yang digelar di Halaman Balai Kota, Kamis (23/7/2026), justru berlangsung tanpa kehadiran anak-anak dalam jumlah berarti.

Alih-alih menjadi pesta bagi anak, lapangan upacara lebih banyak dipenuhi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berbaris.

Kalimantan Post

Ironisnya, momentum yang seharusnya menjadi ruang bagi anak untuk didengar, dilibatkan, dan dirayakan justru didominasi kalangan birokrasi. Kehadiran anak hanya diwakili dua orang dari Forum Anak Kota Banjarmasin yang membacakan Suara Anak di hadapan peserta apel.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana prinsip partisipasi anak benar-benar diwujudkan dalam peringatan Hari Anak Nasional tahun ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan membantah anggapan bahwa anak-anak tidak dilibatkan.

“Kami tetap menghadirkan dua orang perwakilan Forum Anak Kota Banjarmasin. Mereka membacakan Suara Anak Kota Banjarmasin di hadapan peserta upacara,” kata Ramadhan.

Menurut Ramadhan, keterlibatan anak tidak dipusatkan di Balai Kota, k arena pada saat yang sama sekolah-sekolah juga menggelar peringatan HAN.

“Di sekolah-sekolah juga melaksanakan peringatan Hari Anak Nasional. Makanya anak-anak tidak kami kumpulkan seluruhnya di Balai Kota,” tutur Ramadhan.

Meski demikian, ia mengakui puncak kegiatan yang melibatkan lebih banyak anak baru akan dilaksanakan pada Agustus mendatang bersama Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin.

“Nanti akan ada peringatan Hari Anak Nasional bersama Forum Anak Kota Banjarmasin yang dihadiri langsung Bapak Wali Kota. Kegiatannya kami laksanakan pada Agustus agar partisipasi anak lebih maksimal,” ucapnya.

Di balik minimnya kehadiran anak dalam upacara tersebut, Pemko Banjarmasin justru menyerukan penguatan komitmen perlindungan anak.

Baca Juga :  10 Titik Reklame Ditargetkan Eksekusi Segera, Sebagian Besar Memilih Bongkar Mandiri

Seluruh perangkat daerah diminta meningkatkan edukasi, menyediakan ruang ramah anak, dan memperkuat peran masyarakat dalam melindungi anak.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar mengatakan Wali Kota telah menerbitkan Surat Edaran melalui DPPPA sebagai pedoman pelaksanaan Hari Anak Nasional.

“Tadi juga kita membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Mudah-mudahan seluruh arahan itu bisa kita laksanakan bersama,” kata Tezar, usai membuka Hari Anak Nasional di halaman Balai Kota, Kamis (23/7/2026).

Pemko juga menegaskan komitmennya untuk menghapus praktik perundungan yang masih terjadi di lingkungan sekitar. “Yang pasti tidak ada lagi perundungan terhadap anak,” tegasnya.

Selain melalui edukasi, pemerintah terus menghadirkan ruang terbuka hijau (RTH) dan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) sebagai sarana bermain yang aman, sehat, dan mendukung aktivitas positif anak di luar rumah.

“Pemerintah Kota membuka ruang-ruang publik seperti RTH dan RPTRA agar anak-anak tidak hanya bermain gadget, tetapi juga bisa menikmati ruang publik yang aman dan nyaman,” pungkasnya. (ham/KPO-4).

Iklan
Iklan