Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
BanjarmasinHEADLINE

Temui Titik Terang, Belasan Siswa KKO SMAN 2 Banjarmasin Dipastikan Naik Kelas dan Tidak Pindah Sekolah

×

Temui Titik Terang, Belasan Siswa KKO SMAN 2 Banjarmasin Dipastikan Naik Kelas dan Tidak Pindah Sekolah

Sebarkan artikel ini
IMG 20260724 WA0045
Konferensi Press yang digelar SMAN 2 Banajrmasin terkait kisruhnya 12 siswa KKO tidak naik kelas dan pindah sekolah. (Kalimantanpost.com/Hamdi).

BANJARMASIN, kalimantanpost.com – Tidak adanya Petunjuk Teknis (Juknis) terkait sistem penilaian siswa Kelas Khusus Olahraga (KKO) di SMAN 2 Banjarmasin hingga menimbulkan miss komunikasi dan sebabkan 12 siswa yang tidak naik kelas .

Selama ini, SMAN 2 Banjarmasin hanya terpaku dengan aturan sekolah hingga menyamakan siswa KKO dengan siswa reguler.

Kalimantan Post

“Semenjak dibuka jalur KKO, tidak ada juknis terkait. Padahal selama ini ternyata ada aturan bahwa siswa KKO itu memiliki nilai tambah dari hasil prestasinya hingga atlet ini mencukupi kriteria ketuntasan minimal hingga tetap naik kelas,” ungkap Mudhi dalam konferensi press di SMAN 2 Banjarmasin, Jumat (24/7/2026).

Meski sempat menjadi polemik, SMAN 2 Banjarmasin memastikan 12 siswa KKO tersebut tetap melanjutkan pendidikan, naik ke jenjang kelas berikutnya.

Kepastian tersebut disampaikan setelah dilakukan rapat bersama para dewan guru dan koordinasi dengan berbagai pihak.

“Alhamdulillah kendala dalam hal siswa KKO itu kami nyatakan sudah selesai dan semua bisa tersenyum,” tegas Muhdi.

Dalam hal ini, pihaknya akan berkolaborasi dan berkoordinasi dengan Dinas Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel.

“Makanya sehabis ini kami akan berkolaborasi berkoordinasi dengan Dispora dan Disdikbud membahas juknis ini ke depan,” tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel, Abdul Rahim menegaskan akan menyamakan persepsi terkait sistem KKO ini supaya tidak ada lagi miss komunikasi hingga menyebabkan kerugian kepada siswa berprestasi

“Tahun ini kita buat peraturannya bersama praktisi pendidikan maupun Dispora dan praktisi olahraga untuk membahas bersama-sama terkait juknis KKO ini yang akan kita lakukan,” tutur Abudl Harim.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pembudayaan Olahraga Disbudporapar Kalsel, Muhammad Anugrah menuturkan dalam hal ini pihaknya akan lebih intens lagi berkoordinasi terkait siswa KKO ini. Apalgi, sistem tersebut ini hanya ada satu-satunya di SMAN 2 Banjarmasin.

Baca Juga :  Ditemui Ada Titip Absen Hadir, Sekda Banjarmasin Tingkatkan Kedisiplinan ASN

Menurut Muhammad Anugrah memang seharusnya akademik dan prestasi non akademik seimbang bagi atlet pelajar.

“Ke depan kami akan lebih berkoordinasi lagi agar nilai akademik atlet berbanding lurus dengan prestasinya,” katanya. (ham/KPO-3)

Iklan
Iklan