Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalteng

GPPI Kalteng Bagikan Masker, Lindungi Warga dari Ancaman ISPA

×

GPPI Kalteng Bagikan Masker, Lindungi Warga dari Ancaman ISPA

Sebarkan artikel ini
IMG 20260908 002251

PALANGKA RAYA Kalimantanpost.com– Gabungan Perusahaan Perkebunan Indonesia (GPPI) Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama
anggota DPRD Kabupaten Lamandau dari Partai Gerindra H. Rere Nor Edimansyah, SH
membagikan masker kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan di tengah kondisi kabut asap yang melanda sejumlah wilayah khusus nya di Kabupaten Lamandau, Senin (7/9/2026).

Ketua GPPI Kalteng, Gunawan, mengatakan pembagian masker dilakukan untuk membantu masyarakat tetap terlindungi dari paparan asap yang berpotensi memicu gangguan kesehatan, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Kalimantan Post

“Tujuannya GPPI Kalteng berbagi masker supaya masyarakat bisa tetap sehat dan menghindari penyakit ISPA dalam keadaan musim asap seperti ini, terutama buat anak-anak dan yang sudah usia lanjut,” ujar Gunawan.

Menurutnya, kelompok anak-anak dan lanjut usia menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih saat kualitas udara menurun akibat kabut asap.

GPPI Kalteng juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam menghadapi bencana asap yang terjadi saat musim kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Harapan kami, GPPI Kalteng siap berkolaborasi dan mendukung pemerintah untuk menangani terkait bencana asap ini,” katanya.

Diketahui GPPI merupakan organisasi yang menghimpun perusahaan perkebunan dengan berbagai komoditas, mulai dari kelapa sawit, kelapa, kakao, karet, kopi, teh, tembakau hingga rempah-rempah atau yang dikenal dengan istilah 5K3TR.

Organisasi tersebut berdiri sejak 1969 dengan nama Sindikat Perkebunan, berdasarkan Surat Menteri Pertanian RI Nomor 523/E/1969 tertanggal 9 Agustus 1969.

Melalui aksi pembagian masker ini, GPPI Kalteng berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan dan meningkatkan perlindungan diri selama kondisi kabut asap masih terjadi.pungkasnya (ek/KPO-3)

Baca Juga :  Kalteng Tanggap Darurat Karhutla, Gubernur Larang Bakar Ladang Tradisional
Iklan
Iklan