Sesko TNI, KKDN Melihat Implementasi UU Daerah

Banjarmasin, KP – Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK menerima Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI), yang melakukan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) ke wilayah Kalsel.

“Kita menyambut baik kedatangan Sesko TNI ke wilayah Kalsel, mengingat daerah ini merupakan pintu gerbang Ibu Kota Negara (IKN) yang baru,” kata Supian HK kepada wartawan, Kamis (6/2).

Apalagi mereka akan memberikan masukan terhadap pelaksanaan pemerintahan di daerah, terutama yang berkaitan dengan pertahanan dan keamanan, termasuk mengatasi persoalan yang timbul.

“Saat ini terminal penumpang Bandara Syamsuddin Noor sudah dibenahi, tinggal meningkatkan pelayanan dan kebersihannya,” ujar politisi Partai Golkar ini.

Selain itu, juga direncanakan merenovasi VVIP Room, karena kedatangan Presiden maupun Wakil Presiden RI ke daerah ini, termasuk tamu-tamu lainnya.

“Karena VVIP Room yang ada sudah tidak representatif lagi untuk dikunjungi kepala Negara,” tambah Supian.

Supian juga mengungkapkan, rencana perpanjangan runway bandara, dari 2.500 meter menjadi 3.000 meter, agar bisa didarati pesawat berukuran besar.

Berita Lainnya
1 dari 879
Loading...

“Bandara Syamsuddin Noor sudah menjadi bandara internasional, sehingga bisa disinggahi pesawat berbadan besar,” ungkap politisi senior ini.

Sebelumnya, Direktur Kerjasama Sesko TNI, Marsekal Pertama Firdaus SY mengatakan, kunjungan ini bagian dari KKDN ke wilayah Kalsel, mengingat provinsi ini merupakan gerbang Ibu Kota Negara (IKN) baru.

“KKDN ini intinya untuk melihat implementasi tiga Undang-Undang di daerah, bagaimana pemerintah daerah melaksanakannya,” kata Firdaus.

Ketiga UU tersebut, adalah Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, UU Nomor 34 tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Pengembangannya nanti berupa pertahanan Negara untuk pemerintah daerah, dan penataaan pertahanan untuk aparat yang ada di daerah,” ungkapnya.

Kegiatan Sesko TNI ini diikuti 267 orang, yang merupakan perwakilan dari TNI dan Polri, baik Angkatan Darat, Angkatan Udara dan Angkatan Laut.

“Nanti akan disampaikan saran dan masukan bagi pemerintah daerah, terutama dalam menangani beberapa permasalahan yang ada di daerah,” tambah Firdaus. (lyn/K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya