Disdag Minta Pasokan Gula Ke Bulog Pusat

Kami sudah layangkan surat resmi ke Bulog pusat untuk bisa mendapatkan stok gula bantuan, begitu juga Bulog Kalsel juga sudah melayangkan surat permohonan yang sama,” papar Birhasani.

BANJARMASIN, KP – Ditengah masih merebaknya virus Corona (Covid – 19) yang menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat banua, berimbas pada kosongnya gula pasir di gudang bulog Kalimantan Selatan (Kalsel) hingga saat belum tanda akan datang pasokan gula baru.

“Stok gula pasir di Gudang Liang Anggang Bulog Kalsel saat ini kosong,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Kalsel, H Birhasani usai meninjau gudang Bulog di Kawasan Liang Anggang Banjarbaru, Jumat (27/3) siang.

Disdag Kalsel pun bergerak cepat menyikapi hal tersebut dengan segera menyurati Bulog Pusat agar segera mengirimkan stok gula pasir ke Bulog Kalsel.

“ Kami sudah layangkan surat resmi ke Bulog pusat untuk bisa mendapatkan stok gula bantuan, begitu juga Bulog Kalsel juga sudah melayangkan surat permohonan yang sama,” papar Birhasani.

Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Berita Lainnya
1 dari 455
Loading...

Sesuai arahan dari Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, Disdag Kalsel terus memastikan kebutuhan pokok masyarakat agar aman dalam menghadapi kemungkinan terburuk pandemi Covid – 19).

“Meski stok gula pasir kosong, namun untuk stok beras di gudang Bulog Kalsel masih cukup dan masih aman untuk beberapa bulan kedepan ada tersedia 16 ribu tone,” jelasnya.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu di Kalsel terjadi kekosongan sejumlah kebutuhan pokok yang diikuti harga barang yang terus merangkak naik.

Terlebih lagi adanya kepanikan warga akibat penyebaran virus Corona serta fenomena tahunan menjelang Ramadan dan lebaran sehingga harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan.

Dikatakan, sebelumnya, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor telah menerbitkan surat edaran kepada Pemerintah Kabupaten/Kota terkait penanganan penyebaran virus Corona yang didalamnya juga menyebutkan tentang jaminan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat.

Masyarakat juga dihimbau untuk tidak panik dan memborong bahan kebutuhan pokok sehingga menimbulkan dampak inflasi dan kerugian yang lebih luas lagi. (hif/K-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya