Seorang Bocah jadi PDP di RSUD Ulin Banjarmasin

632

Banjarmasin, KP – Tercatat sebanyak 9 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) masih dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin.

Pasien yang terkonfirmasi positif masih satu orang rujukan dari Banjarmasin.

“Dua PDP yaitu Ulin 21 laki-laki usia 3 tahun dan Ulin 22 laki-laki 1 tahun.

Kondisi Ulin 21 masih ada batuk filek masih sesak nafas, begitu juga Ulin 22 kondiai masih ada batuk dan sesak nafas,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan, Penanganan, dan Penanggulangan (P3) Covid-19 Kalsel, HM Muslim.

Sebelumnya PDP berjumlah 10 orang. Berdasarkan data yang dirilis, Minggu (29/3) pukul 16.00 WITA, PDP berjumlah 9 orang.

Pengurangan tersebut dikarenakan PDP Ulin 12 menghembuskan nafas terkahir.

“Ulin 12 meninggal dunia pagi tadi (kemarin, red).

Sudah dirawat secara maksimal oleh tim medis dan sempat dipasang ventilator juga,” kata Muslim.

Disebutkan Muslim pihaknya belum bisa memastikan apakah yang bersangkutan terkonfirmasi positif atau tidak.

Sebab hasil uji laboratorium dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) belum keluar.

“Ulin 12 rujukan asal Banjarmasin. Sesuai prosude Kemenkes tata cara pemakaman baik yang terkonfirmasi positif atau masih status PDP perlakuannya sama,” kata Muslim.

Ia menyebut dengan demikian pasien yang ditangani di RSUD Ulin Banjarmasin berjumlah 10 orang.

“Dari 9 PDP dan satu yang terkonfirmasi positif,” bebernya.

Berita Lainnya
Loading...

Dibeberkannya, saat ini yang dirawat di RSUD Ulin berasal dari Banjarmasin 4 orang, Banjarbaru 2 orang, Banjar 2 ornag, Hulu Sungai Selatan dan Tabalong masing-masing 1 orang.

Diterangkannya, kondisi Ulin 10 laki-laki 45 tahun kondisinya stabil. Kemudian Ulin 11 laki-laki 56 tahun masih dalam kondisi sesak dan masih lemas.

Berikutnya Ulin 13 laki-laki 21 tahun kondiai stabil, Ulin 14 wanita 35 tahun kondisi stabil, Ulin 15 laki-laki 41 tahun kondisi stabil, Ulin 19 wanita 33 tahun kondisi masih agak filek namun stabil tidak ada batuk, dan Ulin 20 laki-laki 56 kondisi sudah stabil.

Pria yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, ini mengakui terdapat peningkatan jumlah orang dalam pemantauan (ODP).

Sehari sebelumnya berjumlah 1.079 dan per Minggu menjadi 1.143.

“ODP yang punya gejala klinis segera kami lakukan rapid test,” ungkapnya.

Ia kembali mengimbau semua warga Banua. Dikatakannya, saat ini petugas kesehatan sedang berjuang untuk melakukan tugasnya menangani covid-19.

Karena itu semua pihak harus membantu mereka dengan berdiam diri saja di rumah.

“Dengan melakukan berdiam diri di rumah kecuali sesuatu yang diperlukan saja akan sangat membantu.

Kedua jaga jarak, ketiga laksanakan perilaku hidup bersih dengan rutin cuci tangan pakai sabun,” pintanya.

Muslim menganjurkan apabila terpaksa keluar rumah maka pihaknya berharap gunakan masker.

“Bantuan yang sangat diperlukan saat ini berdiam diri di rumah untuk mencegah transmisi dengan orang lain.

Marilah kita selalu berdoa kepada Allah Swt agar diberikan perlindungan terhadap musibah yang melanda kita, semoga wabah covid-19 cepat berlalu,” doanya. (mns/K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya