Sebar Ujaran Kebencian, Mekanik Mobil Diamankan

BANJARMASIN, KP – Bijaklah dalam bersosial media, hanya karena jari penjara menanti. Ini yang dialami oleh seorang mekanik mobil bernama Fachrurrazi (57).

Akibat tulisannya di media sosial, ia harus berurusan dengan petugas kepolisian dari Satuan Intelkam Polresta Banjarmasin.


Fachrurazi, warga Jalan A Yani km 1 Banjarmasin harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Ia diduga menyebarkan ujaran kebencian di Facebook dua hari yang lalu.


Tersangka Fachrurazi diciduk di rumah saudaranya, di Jalan Pramuka Komplek Melati 3 Banjarmasin, Selasa (12/5) siang.


Menurut Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan melalui Wakapolresta Banjarmasin, AKBP Sabana Atmojo, bahwa aksi Fachrurazi melalui postingan facebook ini membuat keresahan masyarakat.

Berita Lainnya
1 dari 855
Loading...


“Diharapkan masyarakat harus bijak dalam membuat atau menulis postingan di media sosial,” tuturnya.


Sementara itu, Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi mengatakan, postingan yang di unggah Fachrurazi ini membuat resah masyarakat khususnya para tenaga medis di Kota Banjarmasin.


“Tentunya, postingan ini sangat membuat down dan meresahkan para perawat, bidan, dan petugas di puskesmas yang sedang berjuang untuk melawan wabah ini,” ujarnya.

Dikatakan Machli, atas perbuatan Fachrurazi ini, pihaknya melaporkan postingan Fachrurrazi ke Polresta Banjarmasin agar ditindaklanjuti.


Atas dugaan perbuatan Fachrurazi ini, ia akan terancam Pasal UU ITE dengan ancaman 5 tahun penjara.

Saat ditemui, Fachrurazi mengungkapkan bahwa ia menulis postingan dilatarbelakangi emosi dengan komentar kawan sesama di Facebook. (Yul/K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya