Ditengah Pandemi Disdukcapil Permudah Layanan Lewat Online

Martapura, KP – Dimasa pandemi Covid-19 saat ini, Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Banjar memberikan kemudahan pengurusan administrasi kependudukan secara online.

Oleh karena itu, Kadis Dukcapil Azwar SH menghimbau masyarakat yang berurusan agar di rumah saja, karena segala urusan kependudukannya bisa dilakukan lewat online.

“Ini sudah diberlakukan sejak beberapa bulan lalu hingga sekarang, dengan tujuan tidak terjadi penumpukan masyarakat, ini guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.” kata Azwar saat gelaran Takuni Abah (TABAH) di Radio Suara Banjar 100,4 fm, bersama host Kadis Kominfostandi HM Aidil Basith didampingi co host Utuh Pepen dan anang Ronny, kemarin.

Diakui Azwar, meskipun saat ini pihaknya sudah membuka pelayanan di kantornya, namun ini terbatas hanya untuk masyarakat pemula menginjak usia 17 tahun yang berniat membuat KTP Elektronik, guna melakukan perekaman.

Berita Lainnya

Gebrak Masker PKK Sasar Empat Lokasi

1 dari 357
Loading...

”Walau tatap muka, penerapan protokol kesehatan pecegahan Covid-19 ketat diberlakukan, termasuk membatasi jumlah yang datang perharinya, sekitar 50 orang saja,” tandasnya.

Jadi yang mau bikin atau memperbaharui KK, Akta Kelahiran, Akta Kematian dan lainnya, bisa online saja dirumah, dengan cara mendownload aplikasi STAR BANJAR di playstore gratis, di aplikasi tersebut tersedia beberapa layanan dengan pendaftaran dari pukul 08.00 hingga 14.00 WITA.

”Bagi warga yang menemui kesulitan melalui aplikasi, bisa menggunakan layanan pesan singkat whatshap di nomor-nomor tertentu. Untuk layanan rekaman KTP Elektronik 082155846741, akta kelahiran 085754128249, kartu keluarga 085753555658, pencetakan KTP El yang telah hilang atau ingin melapor adanya data bermasalah di 085654804048,” ungkapnya.

Dimasa pandemi Covid-19 ini, Azwar juga meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Banjar karena tidak bisa melayani warga di beberapa UPT. Pelayanan UPT Kertak hanyar dan Mataraman dengan terpaksa ditutup, sementara untuk SDMnya kembali ditarik dan diberdayakan ke kantor Disdukcapil.

”Kami juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap oknum tidak bertanggung jawab yang menawarkan jasanya dengan meminta imbalan. Layanan semuanya gratis, cuma untuk jasa kurir yang mengantar dokumen, harus dibayar, namun dengan biaya terjangkau,” pungkasnya. (Wan)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya