Permintaan Hewan Kurban Kambing Meningkat

Untuk harga kambing tahun ini tidak ada perubahan atau kenaikan harga untuk kambing yang sedang dijual sekitar Rp2,3 juta ini kambing bini sedangkan kambing jantan besar sekitar Rp3 juta.

BANJARMASIN, KP – Jelang lebaran Idul Adha permintaan hewan kurban kambing mulai alami peningkatan dari biasanya, terjual hingga puluhan ekor setiap harinya harga dari Rp2,5 hingga Rp3 juta perekor.

H Akmal salah satu penjual kambing dikawasan Kampung Arab Senin pagi mengatakan kepada wartawan, permintaan hewan kurban kambing mulai mengalami peningkatan minggu ini dan puncaknya nanti pada H-3 sebelum lebaran tiba.

Pembeli hewan kurban kambing ditempatnya adalah para pelanggan lama dari kota Banjarmasin dan juga dari luar kota mereka biasanya melakukan pesanan lebih dahulu nanti jelang lebaran akan diambil kambingnya.

Minggu ini ia sudah mendatangkan kambing dari Surabaya dan Jateng sebanyak 50 ekor dan sebagian sudah terjual dan dipesan dan beberapa hari ia sudah melakukan pemesanan lagi sebanyak 50 ekor.

“ Alhamdulillah meskipun sedang dalam pandemi corona permintaan hewan kurban kambing tidak ada perubahan, misalnya penurunan permintaan tidak ada samekali,” jelasnya.

Padahal yang jualan kambing dari Kampung Arab cukup banyak namun penjualan masih stabil karena masyarakat niat bekurbannya sudah sejak jauh-jauh hari.

“ Kami sudah menyiapkan hewan kurban kambing dari jawa sejak jauh-jauh hari sebelumnya,” ungkapnya.

Berita Lainnya
1 dari 457
Loading...

Untuk harga kambing tahun ini tidak ada perubahan atau kenaikan harga untuk kambing yang sedang dijual sekitar Rp2,3 juta ini kambing bini sedangkan kambing jantan besar sekitar Rp3 juta.

Dikatakan, tip memilih kambing yang sehat tanduknya tidak cacat, hewannya sehat serta makannya kuat.

“Tahun ini permintaan sapi dan kambing kurban difrediksi akan meningkat dari tahun lalu karena berdekatan dengan tahun politik,” jelas Kabid Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin Ir Anwar Ziady kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

“ Kami sudah menyiapkan hewan kurban beberapa bulan yang lalu untuk memenuhi kebutuhan warga kota jelang perayaan keagamaan Hari Raya Idul Adha 2020 walaupun sedang pandemi korona,” jelasnya dikantornya.

Untuk stok sapi saat ini sudah disiapkan Disnak Kota terhimpun 3000 ekor sapi dan hewan kambing sekitar 4000 ekor untuk mengantifasi permintaan dari luar daearh yang cukup besar seperti tahun sebelumnya.

Saat ini harga hewan juga tidak banyak berubah seperti sapi sekitar Rp15,000,000 dan kambing sekitar Rp2,500,000 hingga Rp3000,000 namun saat mendekati lebaran naiknya sulit diprediksi namun kebanyakan panitia kurban sejak kini sudah melakukan pemesanan.

Sedangkan hewan kurban kita masih mengandalkan hewan-hewan pasokan lokal karena saat pandemi ini banyak daerah yang masih menerapkan PSBB skala besar seperti Jatim, Bali dan NTB artinya kita bisa terkendala transfortasi jika masih mengandalkan pasokan hewan dari sana,” terangnya.

“ Alhamdulilllah stok hewan kurban lokal kita cukup aja tahun ini memenuhi permintaan warga perkotaan,” jelasnya.

Namun saat pandemi covid 19 ini kita agak beda, para panitia diingatkan untuk selalu menerapkan protokoler kesehatan covid 19, tetap jaga jarak, selalu mengunakan masker dan selalu cuci tangan, untuk mengurangi warga berkumpul saat pengambilan daging kurban agar dagingnya diantar saja kerumah warga itu lebih baik. (hif/K-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya