SOP Protokol Kesehatan Wisata di Kecamatan Satui Disosialisasikan

Batulicin, KP – Standar prosedur operasional (SOP) protokol kesehatan wisata di wilayah Kecamatan Satui disosialisasikan Sabtu 11/7/ 2020 pekan tadi.  

Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Bupati Tanah Bumbu Nomor : 8/556/640/Disporpar.Des.1.Bup/VII/2020 tentang dibukanya kembali usaha kepariwisataan dan SOP bidang kepariwisataan di Kabupaten Tanah Bumbu dalam kondisi pandemi Corona Virus Disease (Covid-19). 

Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Tanbu, H. Riduan melalui Kabid Perundang-undangan Satpol PP dan Damkar, M. Jaelani mengatakan, sasaran sosialisasi yaitu pelaku usaha kepariwisataan yang diminta untuk mentaati surat edaran Bupati Tanah Bumbu tentang SOP Bidang Kepariwisataan.

“Pelaku usaha diminta untuk mewajibkan pekerja dan pengunjung menggunakan masker dan faceshield”,ujarnya. Selain itu juga Sebutnya, melakukan pengecekan suhu badan, menyediakan fasilitas cuci tangan, memasang media informasi untuk mengurangi penyebaran covid-19, melakukan pembatasan fisik minimal 1 meter, melakukan upaya untuk meminimalkan kontak dengan pelanggan, mencegah kerumunan pelanggan, menyediakan buku tamu, pengaturan jam operasional, dan lainnya tandasnya.

Adapun sosialisasi ini dilakukan oleh Tim Gabungan yang terdiri dari, Dinas Satpol PP dan Damkar, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, serta Pemerintah Kecamatan Satui itu sendiri. 

Berita Lainnya
1 dari 516

Sebelumnya, Sekretatis Daerah Kabupaten Tanah Bumbu H.Rooswandi Salem juga telah menyampaikan. Terhitung 1 Juli 2020, objek wisata dan usaha pariwisata di Kabupaten Tanah Bumbu kembali dibuka. 

Dibukanya kembali objek wisata dan usaha pariwisata ini dengan diterbitkanya Surat Edaran Bupati Nomor : 8/556/640/Disporpar.Des.1.Bup/VII/2020 tentang kembali dibukanya Usaha Kepariwisataan dan SOP Bidang Kepariwisataan di Kab Tanbu dalam kondisi pandemi Covid-19.

Sekda juga mengingatkan pelaku usaha pariwisata agar mematuhi aturan jam operasional dan tetap menjalankan SOP protokol umum usaha kepariwisataan dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19. 

Juga meminta kepada para pelaku usaha, pekerja, dan pengunjung, agar menjalankan SOP protokol umum usaha kepariwisataan dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Dalam surat edaran tersebut, para pelaku usaha, pekerja, dan pengunjung untuk membuka kembali seluruh usaha kepariwisataan dengan ketentuan : 1). Pelaksanaan usaha kepariwisataan agar berpedoman pada Surat Edaran Menkes RI tentang protokol kesehatan bagi masyarakat di tempat dan fasilitas umum, 2). Pelaksanaan usaha kepariwisataan agar menjalankan standar operasional prosedur (sop) protokol umum usaha kepariwisataan, 3). Dalam pelaksanaan usaha kepariwisataan menjadi pengawasan Disporapar dan SKPD instansi terkait, 4). Bagi yang tidak menjalankan SOP yang telah ditetapkan akan mendapatkan sanksi, dan 5). Pelaku usaha di Kabupaten Tanah Bumbu berpedoman pada tanggal surat edaran yaitu 1 Juli 2020. 

Adapun SOP protokol umum kepariwisataan seperti, kewajiban pekerja dan pengunjung memakai masker dan faceshield, melakukan pengecekan suhu badan, mencegah kerumunan, pembatasan jarak fisik, pembatasan jumlah pengunjung, pengaturan kembali jam operasional, dan ketentuan lainnya. 

Terkait sanksi bagi pelaku usaha yang tidak berpedoman dan menjalankan SOP Protokol Umum Kepariwisataan maka Pemerintah Daerah memberikan sanksi berupa teguran secara lisan, teguran secara tertulis, pemberhentian sementara kegiatan usaha, dan pencabutan izin usaha yang berakibat pada penutupan tempat usaha. (han)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya