Dukung Food Estate, Kementrian ATR-BPN Rakor Pemberdayaan Masyarakat

Pulang Pisau, KP – Dalam rangka mendukung program food estate di Kabupaten Pulang Pisau, Kementrian Agraria Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR-BPN) menggelar rapat koordinasi (rakor) pemberdayaan masyarakat di lokasi food estate.

Raakor tersebut dilaksanakan di Aula Bappeda Litbang Pulang Pisau, Kamis (27/8), dihadiri Direktur Pemberdayaan Hak Atas Tanah Masyarakat Kementrian ATR-BPN RI, Ir Andry Novijandri.

Kepada awak media, Direktur Pemberdayaan Hak Atas Tanah Masyarakat Kementrian ATR-BPN RI, Ir Andry Novijandri mengatakan bahwa di kementerian ATR-BPN banyak direktorat-direktorat yang berkerja, salah satunya bidang pemberdayaan masyarakat.

” Intinya, bahwa kita menjaga dari awal sampai nanti berjalannya program food estate. Ya tentunya masyarakat sendiri yang disini bisa bertambah kesejahteraannya, pemerintah daerah pun bertambah sejahtera karena tumbuhnya perputaran ekonomi daerah, begitu juga dengan pemerintah pusat akan mendapatkan dampak yang baik, ” kata Andry Novijandri

Berita Lainnya
1 dari 121

Dia menegaskan, yang harus dijaga dalam program food estete adalah masyarakat lokal disini. Masyarakat lokal sini kata Andry, harus jelas mendapatkan tambahan kesejahteraannya.

” Kami dari bidang pemberdayaan tidak akan terlibat dalam gambar besar food estatenya. Tetapi kami hanya akan menjaganya. Disitu ada orangnya berapa ya, siapa saja, ngapain saja, penghasilannya berapa ya, sehingga jika ada food estate, kalau mereka tambah sengsara itu gak boleh, tetapi harus lebih sejahtera, ” jelasnya

Andry juga mengatakan bahwa dalam rapat koordinasi pemberdayaan masyarakat di lokasi food estate pihaknya bersama SOPD dan stakeholder mencari keluhan dan masukan dari sekuruh stakeholder, selanjutnya untuk dicarikan solusinya sehingga kedepan program food estate berjalan dengan baik dan tidak ada kendala.

” Seperti tadi, ada masukan dari kecamatan Pandih Batu banyak lahan kosong karena selalu gagal panen, sehingga pemiliknya memilih merantau. Nah, dengan hadirnya program food estate ini, mereka yang merantau dapat pulang kembali ke kampung untuk mengerjakan lahan pertaniannya, ” tandasnya. (SGT/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya