Hari ini Raperda APBD Perubahan 2020 Diparipurnakan

Banjarmasin, KP – DPRD Kota Banjarmasin hari ini, Kamis (17/0) dijaduwalkan menggelar rapat paripurna dtingkat II dengan agenda Persetujuan Bersama Penetapan Raperda tentang Perubahan APBD tahun anggaran 2020.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, HM Yamin kepada KP Rabu (16//0/2020) kemarin mengatakan, sebelumnya hampir selama satu bulan Badan Anggaran DPRD Kota Banjarmasin bersama Tim Pantia Anggaran Daerah (TPAD) Kota Banjarmasin.

“Karena sudah difinalisasi, maka Kamis esok DPRD setelah sebelumnya dijaduwalkan dalam rapat Badan Musyawarah (Banmus) dewan kita menggelar rapat paripurna dengan agenda Persetujuan Bersama Penetapan Raperda tentang Perubahan APBD tahun anggaran 20220,” ujarnya.

Ia mengakui, saat pembahasan antara Badan Anggaran Dewan dengan TPAD Kota Banjarmasin sempat berjalan cukup alot. Mengingat ujarnya, di tengah masih mewabahnya pandemi virus corona (Covid-19) setiap pengalokasian anggaran harus benar-benar diarahkan tepat sasaran dan sesuai skala prioritas.

Termasuk lanjut HM Yamin, dalam menentukan target Pendaoatan Asli Daerah (PAD) yang awalnya diajukan Pemko dengan target sebesar Rp 254 miliar. Namun setelah mempertimbangkan potensi yang ada Badan Anggaran kemudian mengusulkan dinaikan sebesar Rp 17,5 miliar.

Serbelumnya, pada rapat paripurna dewan digelar Rabu (12/8/2020), Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina menyampaikan Rancangan Kebaikan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD 2020 memprokyeksikan Pendapatan Daerah sebesar Rp 1,543,361,300,642 atau turun Rp 187 miliar dibanding APBD murni tahun 2020 yang sebelumnya ditetapkan Rp 1,7 triliun.

Berita Lainnya

Satu Anak Digigit, 4 Anjing Liar Dibius

Dewan Atur Sanksi Pelanggaran Prokes

1 dari 1.413
Loading...

Penurunan sebagai dampak dari pandemi wabah virus corona (Covid-19) itu , salah satunya bersumber dari PAD dari semula ditargetkan Rp 367 miliar turun menjadi Rp 254 miliar.

HM Yamin menyatakan optimisnya, usulan dan permintaan pihak dewan terhadap dinaikkanya PAD tersebut mampu mencapai target dan direalisasikan SKPD yang menggali berbagai sumber penerimaan, baik dari sektor penerinaan retribusi maupun pajak daerah.

Masalahnya unsure pimpinan dewan dari F- Gerindra ini meski dalam situasi dampak virus corona (Covid-19) aktifitas perekonomian dan kegiatan usaha secara perlahan mulai berjalan normal kembali.

Kendati ia juga mengakui, ada sejumlah PAD yang diproyeksi mengalami penurunan seperti pada Dinas Perhubungan yang dalam APBD murni tahun 2020 awalnya ditargetkan sebesar Rp 20 miliar, namun dalam pembahasan KUPA-PPAS APBD Perubahan diturunkan sekitar menjadi Rp 12 miliar.

Sebelumnya, Wakil Jetua DPRD Kota Banjarmasin, HM Yamin mengemukakan, terkait penurunan pendapatan daerah, Badan Anggaran meminta pihak pemerintah Kota Banjarmasin agar menyampaikan rincian sektor apa saja yang mengalami penurunan. “Kita ingin tahu secara detail dampak pendapatan menurun itu disektor apa saja, supaya dapat dicarikan solusinya,,” ujar Yamin.

Pihak dewan tandas Yamin sangat berharap, agar capaian PAD tahun ini dapat direalisasikan. Apalagi ujarnya, akibat dampak wabah virus corona targetnya sudah diurunkan dari awalnya pada APBD murni diproyeksikan Rp 367 miliar.

“Untuk menxcapai tujuan itu tentunya dewan sangat berharap, agar seluruh SKPD yang menggali PAD harus bekerja lebih giat lagi dalam upaya meningkatkan sumber-sumber penerimaan,” demikian kata HM Yamin. (nid/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya