1300 Aparat Disiagakan dalam Aksi Demonstrasi Mahasiswa di DPRD Kalsel

Banjarmasin, KP – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali melakukan aksi demonstrasi di Gedung DPRD Provinsi Kalsel di Banjarmasin, Selasa (20/10/2020) pagi.

Menjelang mulanya aksi demonstrasi, sekitar 1.300 aparat gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk pengamanan aksi demonstrasi.

Pantauan di lokasi, ruas Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin yang menjadi titik utama aksi demonstrasi ditutup total.

Pengalihan arus lalu lintas kembali terjadi seperti pada aksi demonstrasi pada Kamis (15/10/2020) kemarin.

“Mereka melakukan kegiatan lanjutan dari aksi hari Kamis kemarin,” kata Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan saat ditemui di lokasi.

Berita Lainnya
1 dari 1.094

Diprediksi ada 150 orang mahasiswa yang akan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Provinsi Kalsel.

Berdasar informasi yang berhasil dihimpun, selain menuntut UU Omnibus Law Cipta Kerja, mahasiswa juga menyoroti satu tahun pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Bagi adik-adik mahasiswa slahkan berorasi dengan santun dan sopan,” pungkasnya.

Dalam orasi yang disampaikan, koordinator aksi mahasiswa itu mengatakan, walaupun jumlah massa tidak sebanyak aksi sebelumnya, hal itu tidak akan mengurangi rasa semangat untuk mengeluarkan aspirasi di hadapan publik.

“Mosi tidak percaya kepada wakil rakyat tetap kita suarakan sebagai bentuk rasa kekecewaan terhadap DPR RI dan rezim saat ini,” ucapnya dalam orasinyang dilakukan ditengah massa.

Selain itu, massa juga tetap konsisten terhadap tuntutan mereka sebelumnya, yakni gagalkan Omnibus Law atau Keluarkan Perpu.

“Kita tetap menolak Omnibus Law,” ungkapnya.(Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya