Rusun Delapan Lantai untuk ASN Kementerian PUPR Dibangun di Banjarbaru

Berita Lainnya

PENGURUS PUSAT JMSI DIKUKUHKAN HARI INI

1 dari 1.090

Banjarbaru, KP – Bangunan tinggi berlantai 8 sedang dikerjakan di Jalan Unlam III, Kelurahan Sei Besar, Kota Banjarbaru. Bangunan tersebut nantinya akan menjadi rumah susun (rusun) yang diperuntukan bagi aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Kalsel.
Kontrak kerja pembangunan rusun dengan pihak ketiga sudah dilaksanakan sejak 5 Oktober 2020 dengan nilai Rp64,9 milyar.
Diketahui Pelaksana pekerjaan adalah PT Citra Prasasti Konsorindo, KSO PT Cipta Vera Mandiri, sementara konsultan PT Virama Karya (Persero) Cabang Kalimantan
Kamis (22/10) Wakil Menteri PUPR
John Wenpi Wetipo, meninjau sekaligus memimpin Ground Breaking tanda dimulai pembangunan gedung melalui alokasi APBN di Balai Penyediaan Perumahaan Kalimantan II.
John Wempi Wetipo menyebut program ini akan dijadikan pilot project yang bisa dibangun di provinsi lainnya.
Rusunawa ini dilaksanakan tahun jamak mulai 2020 hingga 2021 mendatang. Bangunan rusun 8 lantai, terdiri dari 92 unit ruangan bertipe 45.
“Tidak sewa, tapi diperuntukkan rusun dinas. ASN ini kan pindah-pindah, jadi ini adalah fasilitas yang disediakan Kementerian untuk ASN kementerian, termasuk fasilitas di dalamnya seperti meubel dan perabotan akan disiapkan ,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan II, Nursal, mengatakan pembangunan rusun bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ASN di lingkup PUPR yang bertugas di Kalsel agar mendapatkan tempat tinggal yang layak. “Kriteria layak adalah ketersediaan air bersih, sanitasi yang baik, kebutuhan luas bangunan standar, dan kualitas struktur bangunan yang memenuhi standar kesehatan,” kata Nursal.
Di tempat yang sama, Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Kalsel, Erpika Ansela Surira, menambahkan pemilihan letak rumah susun di Kota Banjarbaru sesuai dengan kebutuhan ASN ke depan.
“Kota Banjarbaru merupakan pusat Pemerintahan Provinsi Kalsel. Ketersediaan lahan yang luas juga menjadi pertimbangan,” urai Erpika.
Pada ground breaking tersebut juga dihadiri Pj Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, anggota Komisi V DPR RI, Rifqinizami Karsayuda, dan kepala balai kementerian PUPR.(mns/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya