Bantuan Sosial Bagi Korban Banjir Tabalong

Tanjung, KP – Meski banjir tahun ini tidak separah tahun-tahun sebelumnya, bantuan sosial dari pemerintah daerah tetap disalurkan, kali ini diberikan kepada korban banjir di Desa Jirak dan Desa Banyu Tajun dan sekitarnya.

‘Penyerahan dipimpin langsung olah Bupati Tabalong Drs H Anang Syakhfiani M.Si, yang didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Kabupaten Tabalong yakni di antaranya Wakil Bupati Tabalong Drs H Mawardi M.Si, beserta kalangan Forkopimda Kabupaten Tabalong lainnya dan SKPD Tabalong.

Dalam penyerahan tersebut Bupati Tabalong Drs H Anang Syakhfiani M.Si, mengungkapkan bahwa Kabupaten Tabalong patut bersyukur, karena tahun ini banjir yang melanda Kabupaten Tabalong khususnya di wilayah selatan tidak separah tahun lalu, “Patut disyukuri, bahwa banjir tahun ini tidak separah tahun sebelumnya. Namun demikian, kita tetap harus memberikan perhatian kepada warga masyarakat kita yang terdampak banjir,” ujarnya.

“Hari ini kita kembali menyalurkan bantuan untuk warga yang terdampak banjir, karena disini hampir seratus persen mata pencaharian warganya adalah bertani, kalau banjir seperti ini tidak bisa berusaha,” ungkap Anang.

Dalam kesempatan itu pula, orang nomor satu di Kabupaten Tabalong ini berharap, dalam kurun waktu beberapa hari ini banjir akan menyurut kembali, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas.

Kunjungan Forkopinda tersebut pertama ke Desa Jirak, Kecamatan Pugaan dilanjutkan ke Desa Batang Banyu, Kecamatan Banua Lawas, kemudian Desa Sungai Durian, Kecamatan Banua Lawas untuk penyerahan bantuan sosial yang terdampak banjir.

Selain menyerahkan bantuan, Bupati Tabalong bersama forkopinda Tabalong juga ingin mamastikan bahwa bencana banjir sudah surut di tempat yang sebelumnya didirikan dapur umum untuk membantu warga yang terdampak banjir ini.

Sebelumnya, intensitas hujan tinggi dan terus-terusan mengguyur Tabalong, akibatnya debit air mengalami peningkatan dan meluap menggenangi sejumlah desa.

Mengantisipasi banjir lebih besar, Kodim 1008/Tanjung bersama Polres Tabalong serta BPBD setempat sudah menyiapkan langkah-langkah untuk mencegah hal tersebut.

Dandim 1008/Tanjung, Letkol Inf Ras Lambang Yudha mengatakan pihaknya sudah menyiapkan dapur umum, jalur evakuasi dan perahu LCR.

Berita Lainnya
1 dari 233

“Nanti saya juga akan memberikan dukungan perahu LCR yang punya militer khususnya di Haruai ini, sehingga bila terjadi banjir yang lebih besar kita bisa cepat mengevakuasi dan mendistribusikan logistik tentunya” ujarnya.

Ia mengingatkan masyarakat selalu waspada karena curah hujan masih tinggi dan debit air belum turun.

“Kita mensosialisasikan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, untuk pengamanan diri listrik-listrik di matikan kemudian anak-anak kecil kita anjurkan untuk tidak bermain dalam kondisi seperti ini” terang Ras Lambang Yudha.

Warga saat ini sudah ada yang di evakuasi oleh personil gabungan, “Sementara tadi ada 40 dan 65 KK, itu di evakuasi di mesjid-mesjid yang layak, kemudian di tempat-tempat yang sudah ditentukan dan sebagian di rumah-rumah saudaranya yang tidak terdampak” ungkap Ras Lambang Yudha.

Personil dari Kodim 1008/Tanjung sekitar satu STT (satuan setingkat peleton) diturunkan untuk membantu korban banjir.

Sementara itu, Kapolres Tabalong, AKBP. M Muchdori membeberkan titik paling dalam untuk banjir berada di daerah Haruai.

“Sementara titik terdalam itu daerah Halong, itu mobil sudah tidak bisa lewat, ketinggian sekitar 1,5 meter” bebernya.

Muchdori menambahkan di Mahe Pasar akses jalan sudah terputus akibat banjir.

“Tadi kita udah cek ke sana sebelum saya ke Muara Uya dan Nawin ini, personil kita suda ada yang standby, disana juga sudah didirikan posko dapur umum” tambahnya.

Menghindari hal yang tak diinginkan, Muchdori pun menghimbau agar masyarakat tetap waspada. (ros/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya