Dit Intelkam Polda Kalsel Sosialisasi Paham Radikalisme

Berita Lainnya
1 dari 513

Banjarmasin, KP – Direktorat Intelkam Polda Kalsel bersilaturrahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Wathan di Desa Sepakat Kecamatan Mantewe Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) sekaligus sosialisasi bahaya paham radikalisme dan bahaya informasi hoaks yang sering dimunculkan di media sosial baik lewat grup grup whatsapp, facebook, instagram dan lain lain.
“Alhamdulillah kami jadi bagian sosialisasi kali ini yaitu bahaya paham radikalisme dan informasi hoaks,” ujar pengasuh ponpes Nurul Wathan, Syaiful Fatrani didampingi ustad Fahmi, Kamis (25/03)
Diungkapkan, sebagai pengasuh pondok pesantren sepakat bahwa dalam Islam paham radikalisme, menyebarkan kabar bohong dan menyesatkan, profokasi, mencaci, mengumbar kejelekan orang lain tidak sesuai dengan ajaran agama.
“Kita mengapreasiasi jajaran Direktorat Intelkam Polda Kalsel mengedukasi masyarakat dan merangkul para ulama untuk bersama sama menjaga kesejukan, kerukunan dan kedamaian,” katanya.
Bahkan, sebagai orang taat beragama dan cinta tanah air harus menghindari paham radikal ini dan jangan sampai jadi menjadi pelaku penyebar hoaks.
Senada Kapolda Kalsel melalui Panit V Subdit Politik Dit Intelkam Polda Kalsel Ipda Rudini, S.AP menghimbau agar saling menghargai dan menghormati antar sesama, apalagi Provinsi Kalsel akan menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) artinya peran serta semua pihak untuk menjaga kedamaian mutlak harus dilakukan
“Jadilah rakyat yang cerdas, tolak paham radikal dan jangan jadi penyebar kabar bohong di medsos,” harap pria ramah ini
Lanjut Rudini, pihak kepolisian adalah mitra masyarakat, jadi pihaknya akan terus mengedukasi siapa saja mengenai paham radikal dan menyebarkan informasi hoaks. (lyn/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya