Gelar Rakerprov 2021
PSTI Kalsel lakukan Persiapan Hadapi Porprov HSS 2022

Persatuan Sepak Takraw Kalsel gelar Rakerprov, sebagai persiapan untuk menghadapi Porprov XI HSS tahun 2022.

Puar Junaidi dan Firdausy Mansyori. (Kp/nafarin fauzy)

BANJARMASIN, KP – Pengurus Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kalimantan Selatan, menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) di Hotel Zuri Express Banjarmasin (19-20/6/2021) yang dihadiri perwakilan pengurus cabang (Pengcab) dari 13 kabupaten/kota.

Dalam sambutanya Ketua Bidang Organisasi KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kalsel, Firdaus Mansyori, mewakili Ketua Umum KONI Kalsel, menyatakan menyambut gembira kegiatan tersebut, karena dengan Rakerprov PSTI jadi dapat menentukan arah pembinaan olagraga sepak takraw di daerah.

Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan penting demi kemajuan organisasi PSTI dan kemajuan olahraga sepak takraw di Kalsel, untuk kemudian melahirkan atlet-atlet sepak takraw berprestasi dan piawai untuk persiapan menghadapi Porprov XI di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Tahun 2022.

Dengan dilaksanakannya Rakerprov PSTI Kalsel, dapat menghasilkan program kerja PSTI Kalsel ke depan yang lebih baik, terutama dalam upaya melakukan pembinaan sepak takraw usia muda.

“Perbanyak kompetisi atau lomba untuk mencari bibit-bibit sepak takraw Kalsel yang handal dan bias mewakili banua di ajang turnamen nasional,” ujarnya.

Berita Lainnya
1 dari 399

Diketahui bahwa Cabang Olahraga (Cabor) sepaktakraw meloloskan atlet 2 orang pada PON XX tahun 2021 di Papua, pada kelas double event dengan lolos kuota yang ditentukan PB PSTI.

Sementara itu, Ketua PSTI Kalsel, Puar Junaidi mengharapkan melalui Rakerprov ini dapat dihasilkan rumusan-rumusan, dan menghimpun masukan dari pengcab kabupaten/kota untuk kemajuan program kerja kedepan.

Rakerprov ini, kata Puar Junaidi,Sekaligus menyamakan persepsi pembinaan olahraga sepak takraw daerah sehingga diperlukan masukan-masukan dan saran-saran yang konstruktif.

“Kita ingin cabor sepak takraw dapat berkembang dan meraih prestasi tidak hanya di daerah namun juga di tingkat nasional,” katanya.

Menghadapi Porprov XI di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Tahun 2022 diharapkan adanya peningkatan pembinaan para atlet, kemampuan bermainnya terus diasah agar dapat mencapai prestasi seperti yang diinginkan, paparnya.

Dalam kesempatan itu Puar Junaidi juga mengutarakan tentang adanya pembentukan PSTI tandingan di tingkat pusat. Namun kubu PSTI Kalsel hanya mengikuti organisasi yang diakui oleh KONI Pusat.

‘’Kalau di Kalsel ada yang berkeinginan untuk menjadi Ketua PSTI, saya siap mundur, asalkan yang duduk nanti benar-benar memiliki komitmen untuk memajukan olahraga sepak takraw Kalsel,’’ pungkas Puar Junaidi yang politisi kondang Partai Golkar Kalsel ini. (nets/nfr/k-9)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya