Jual di Atas Harga HET, SPBU Nelayan Digerebek

Banjarmasin, KP – Sebuah SPBU Nelayan di Kabubaten Tanah Bumbu, digerebek jajaran Direktorat Polairud Polda Kalsel.

Itu penindakan terhadap dugaan aktivitas penjualan bahan bakar minyak (BBM) di atas harga eceran tertinggi (HET).

Saat ini sudah ada seorang oknum karyawan SPBU Nelayan tersebut berinisial AF ditetapkan sebagai tersangka.

“Sudah ada satu tersangka dan dilakukan penahanan untuk penyidikan lebih lanjut,” kata Direktur Polairud Polda Kalsel, Kombes Pol Takdir Mattanete melalui Kasubdit Gakkum, AKBP M Isharyadi, pada wartawan, Selasa (17/5).

Dimana SPBU Nelayan yang dimaksud berlokasi tak jauh dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Batulicin yakni di Desa Sejahtera, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu.

Berita Lainnya

Oknum Anggota BPK Anbes Rusak Mobil BPK Anemar

KBPP PD Kalsel Dukung Kinerja Polri

1 dari 2,246
loading...

Melalui penyelidikan petugas diketahui, penjualan di SPBUN itu mengenakan harga Rp 6.250 untuk satu liter solar bersubsidi, padahal solar bersubsidi untuk nelayan sudah diatur melalui HET yakni Rp 5.150 per liter.

Ini ada selisih Rp 1.100 setiap penjualan satu liter solar bersubsidi.

Penindakan terhadap dugaan aktivitas penjualan BBM jenis solar bersubsidi tersebut dilakukan pada Sabtu (14/5) lalu.

Tersangka berinisial AF dihadapkan dengan ancaman pidana Pasal 55 UU RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja perubahan atas UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Jika terbukti melanggar, Ia diancam dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp 60 miliar.

Selain menahan seorang tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti berupa BBM jenis solar bersubsidi sebanyak 300 liter. (K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya