Banjarbaru, KP – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel melaksanakan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pemilu Serentak, dalam rangka menyukseskan Pemilu serentak pada 2024, Senin (5/12/2022).
Ketua KPU Kalsel, Sarmuji menjelaskan, sudah menjadi tugas KPU untuk menyukseskan Pemilu pada 14 Februari 2024 mendatang, sehingga penting untuk sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat, terutama pemilih pemula.
“Generasii muda juga memiliki hak pilih pada Pemilu, sehingga diharapkan peserta pelatihan ini bisa menyebarluaskan informasi yang didapat,” kata Sarmuji.
Sarmuji menambahkan, KPU telah melakukan sosialisasi Pemilu kepada seluruh segmen pemilih, baik kaum milenial, penyandang disabilitas maupun sekolah dan pondok pesantren. “Apalagi berdasarkan data pemilih, kaum muda merupakan mayoritas pemilih,” tambahnya.
Anggota DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda mengajak masyarakat untuk waspada terhadap partai politik yang memecah belah.
Termasuk Politik uang yang masih menjadi momok ajang kontestasi, sehingga melemahkan semangat orang berpotensi yang ingin terjun mengikuti Pemilu 2024 mendatang.
“Jangan sampai dengan adanya beda dukungan dalam Pemilu kita terpecah belah, dan tidak semua politisi yang terpilih pada Pileg 2019 dan Pilkada 2020 lalu berhasil dalam kontestasi dengan cara money politik,” ungkapnya.
Sebab itu, Rifqi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membenahi bersama persepsi publik tersebut. Agar persepsi publik memilih pemimpin bukan karena uang. (dev/K-7)















