Banjarmasin, KP – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banjarmasin terus menyelidiki kasus dugaan pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BNI di Jalan KS Tubun Banjarmasin.
Yang terbaru, pihak kepolisian telah meminta keterangan terhadap korban bernama berinisial HDR dan juga terduga pelaku berinisial B
“Kita sudah interograsi pria berinisial B terduga pelaku begitu juga korban,” jelas Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Thomas Afrian kepada awak media, Senin (4/9).
Dikatakan Thomas, Korban sudah menerangkan kronologis kejadian terkait “raib-nya” uang milik dia.
“Saudara HDR mengambil uang di ATM, namun demikian uang tidak keluar. Ketika dilihat saldonya sudah berkurang dan ia menduga seorang lelaki berinsial B tersebut” ujarnya.
Terkait hal tersebut, Satreskrim Polresta Banjarmasin melakukan pemeriksaan dari rekaman kamera CCTV di ATM. Dimana dari hasil rekanan CCTV tersebut nantinya akan dikorelasikan dengan kepemilikan tiga kartu ATM yang sebelumnya dimiliki oleh terduga pelaku.
“Kita tidak bisa menerka-nerka dan langsung menuduh si B ini,” katanya.
Sementara itu, kata Kasat, korban juga sudah melakukan pemeriksaan dan klaim ke pihak bank.
“Hari ini tadi korban menghubungi pihak Bank untuk pemeriksaan lebih lanjut dan ia jua melakukan permohonan maaf kepada terduga pelaku tersebut karena sampai saat ini belum kita temukan tindak pidana oleh si B ini. Ia juga sudah kita kembalikan,” bebernya
Disinggung apakah terduga pelaku yang memiliki masalah kejiwaan, Kasat menjelaskan tak dapat menyimpulkannya apabila tidak dilengkapi hasil pemeriksaan dari ahli. (yul/K-4)















