Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

“Jangan Kita Mengedepankan
Prinsip Penghukuman Penjara”

×

“Jangan Kita Mengedepankan<br>Prinsip Penghukuman Penjara”

Sebarkan artikel ini
1 2klm patroli
PATROLI skala besar dilakukan jajaran Polresta Banjarmasin (Kp/Yuli)

Banjarmasin, KP – Soal geng motor yang terjadi dalam beberapa hari ini di Kota Banjarmasin, membuat Kapolda Kalsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, angkat bicara.

Ia memerintahkan seluruh jajarannya untuk melaksanakan apel malam di luar, pPatroli berskala besar di titik-titik rawan seperti kawasan Pasar Sudimampir, Kuin dan lainnya.
Setelah apel kemudian patroli dengan skala besar.

Kalimantan Post

Pasalnya warga Banjarmasin dibuat resah oleh sekelompok remaja yang mengklaim ada bernama Sudimampir Mistery dan Pasber serta lainnya.

Bahkan akibat ulah mereka beberapa warga mengalami luka akibat aksi geng motor tersebut.

Tim Gabungan melakukan quick respons serta penindakan terhadap para pelaku.

Sebelumnya ada 10 diduga menjadi anggota geng motor Sudimampir Mistery diamankan berinisial AA warga Sungai Lulut Komplek Graha Sejahtera, AB warga Sungai Andai, F yang tinggal di Komplek Ratu Zaleh Gang Fajar Sidik, AS berdomisili di Jalan AMD Besar.

Kemudian, AM yang tinggal di Jalan Teluk Tiram Gang Keluarga, AS, warga Desa Handil Bujur Aluh-Aluh, SA warga Jalan Cempaka Besar dan MZ warga Jalan Pekapuran Gang Keluarga.

Ada pula dua wanita berinisial M, tinggal di Ratu Jaleha, Komplek Ki Hajar Dewantara dan C warga Jalan Handil Bakti Griya Permata.

Bahkan dalam patroli skala besar, Selasa (24/10) dinihari, jajaran Polresta Banjarmasin dan Polsekta ada lagi mengamanakan sejumlah remaja serta senjata tajam.

“Kejadian memang agak besar, patroli di jam-jam rawan sebenarnya sudah dilakukan, kedepan patroli akan terus dilakukan dengan skala besar agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” tambah kapolda.

Terkait yang sudah berhasil diamankan, Kapolda menyatakan masalah itu merupakan kenakalan remaja, kalau kita lihat pelaku adalah usia remaja, mereka adalah anak-anak kita.

Baca Juga :  Kondisi Jalan Rusak dan Bergelombang, Perbaikan Jalan Tatah Belayung Diusulkan ke Pusat

“Saya arahkan kepada jajaran dan sudah berkoordinasi dengan Forkopimda supaya tidak hanya Polri yang menangani, tetapi juga melibatkan dinas terkait, seperti Dinas Sosial dan
Komisi Perlindungan Anak, supaya mereka kita bina sama-sama.

Jangan kita selalu mengedepankan prinsip penghukuman penjara, perlu kita lakukan pembinaan-pembinaan supaya mereka jangan terpengaruh dengan hal-hal yang negatif.

Rata-rata mereka hanya melihat di media sosial dan mencontoh kejadian ditempat lain, kemudian mereka berbuat disini,” ucapnya.

Patroli

Sementara Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sabana Atmojo memerintahkan kepada seluruh jajaran untuk melaksanakan patroli skala besar, antisipasi kejahatan jalanan dilakukan
secara besar-besaran di seluruh wilayah hukum Polresta Banjarmasin.

“Patroli ini di lakukan sebagai bentuk nyata untuk meminimalisir terjadinya kejahatan jalanan, khususnya di malam hari,” jelas Sabana

Untuk mencegah kembali terjadi lagi, akan dilakukan secara berkesinambungan di seluruh wilayah Kota Banjarmasin.

“Ia mengingatkan kepada para geng dan pelaku kejahatan lain untuk tidak main-main. Karena pihaknya tidak akan segan untuk mengambil tindakan tegas kepada mereka yang masih membandel,” ucapnya.

Sabana mengharapkan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu takut dan pihak kepolisian akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Jika menemukan tindak kejahatan atau hal-hal mencurigakan,  jangan takut untuk melaporkan ke Kepolisian terdekat atau kepada Bhabinkamtibmas di lingkungan masing-masing,” katanya.

Dari giat patroli malam tersebut sejumlah orang diamankan dengan berbagai jenis pelanggaran, diantaranya di kawasan Banjarmasin Barat mengamankan dua orang pemuda yang diduga kuat merupakan admin Kelompok Pusara Hell.

Kelompok ini diduga merupakan lawan Kelompok Pesbar yang bentrok pada malam Minggu lalu.

Sementara itu di kawasan Banjarmasin Selatan diamankan 4 orang pemuda yang mengaku sebagai pengamen karena membawa senjata tajam dan menghisap lem fox.

Baca Juga :  Sekretaris Golkar Kota Banjarmasin H Syarifudin Ardasa Tutup Usia, Tinggalkan Duka Mendalam

“Dari kawasan Banjarmasin Tengah kita mengamankan 3 orang pemuda yang diduga merupakan bagian dari Kelompok Genk KKM (Kampoeng Kenari Muhammadiyah) dan Geng Kampoeng Spenga,” tambahnya.

Dari mereka petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebilah parang, satu buah pisau, lima buah celurit dua buah pipa besi yang telah dimodifikasi menjadi celurit.(yul/fin/K-2)

Iklan
Iklan