Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HUKUM & PERISTIWA

Sungguh Bejat, Ayah Teganya Cabuli Anak Kandung Sejak Usia 10-14 Tahun

×

Sungguh Bejat, Ayah Teganya Cabuli Anak Kandung Sejak Usia 10-14 Tahun

Sebarkan artikel ini

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Sungguh bejat dilakukan SY. Bagaimana tidak, ia dengan begitu teganya melakukan dugaan pencabulan terhadap darah dagingnya sendiri.
Aksi tak senonoh sang ayah yang berlangsung dari usia anaknya berusia10 tahun hingga 14 tahun.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Eru Alsepa didampingi Kasi Ipda Sunarmo dugaan pencabulan terungkap setelah ibu korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

“Kejadian tersebut dilakukan pelaku ketika ibu korban berkerja. Ketika ibu korban pulang, dia melihat pelaku sedang menyetubuhi korban yang merupakan anak kandungnya,” jelas Kasat, Senin (3/6/2004).

Mengetahui hal tersebut, ibunya langsung berteriak serta melakukan perlawanan dan menanyakan apa yang dilakukan oleh pelaku.

Kembali Eru menjelaskan, saat ditanyai oleh sang ibu, pelaku marah sambil mengancam akan membunuh mereka jika berani melaporkan ke pihak kepolisian.

Mendapatkan ancaman tersebut sang ibu bersama korban selanjutnya kabur ke rumah warga dan bersembunyi dari pelaku yang sudah gelap mata mengejar mereka menggunakan pisau.

“Setelah dirasa lepas dari pencarian si pelaku, ibu korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Banjarmasin Timur,” ujarnya.

Mendapatkan laporan tersebut, petugas Unit PPA beserta Polsek Banjarmasin Timur turun ke lapangan dan berhasil menangkap pelaku.

Dari hasil penyidikan, Ia mengungkapkan pencabulan tersebut telah dilakukan sejak korban masih berumur 10 tahun hingga saat ini berumur 14 tahun.

“Selain ayah korban, ada juga pelaku lain yang turut melakukan pencabulan terhadap korban yaitu pamannya yang saat ini berstatus DPO,” ungkap AKP Eru Alsepa.

Mengenai adanya dugaan pengancaman, kasat menjelaskan saat ini dalam pemeriksaan lebih lanjut dengan bantuan Unit PPA guna mendalami kasus tersebut.

” Motif dari pelaku dalam melakukan aksi dugaan pencabulan dikarenakan dorongan nafsu,” tambahnya

Baca Juga:  Kelabui Petugas, Sekilo Shabu Dimasukkan Dalam Karung Pasir

Ia menjelaskan pencabulan tersebut terjadi dikarenakan adanya kesempatan dimana sehari-harinya sang ayah tidak berkerja dan sering ada di rumah ketika ditinggal sang istri berkerja.

“Karena adanya kesempatan itu makanya dia berani berbuat bejat kepada anaknya,” jelasnya.

Atas perbuatannya, kini pelaku pencabulan terhadap anak kandung tersebut terancam dijerat dengan pasal 81 ayat 2 Undang Undang Perlindungan Anak dengan hukuman 15 tahun penjara.

Aksi bejat SY hingga nekat ” menyikat” anak kandungnya sendiri karena adanya bisikan setan.

Dikatakan SY, ketika menyalurkan nafsu ” bawah perutnya” tidak ada penolakan dari anak sendiri.

“Tidak ada memberontak dan tidak juga saya iming-iming uang. Anak saya mau begitu saja selama ini,” ujar SY sambil menundukkan kepala.

Sang pelaku pun mengungkapkan alasannya melampiaskan nafsu bejat itu ke sang anak, karena belakangan menurutnya sang istri memiliki penyakit.

“Saya hanya melakukan itu sejak 2 bulan terakhir ini, dalam 1 bulan 2 kali. Karena istri saya memiliki penyakit,” kata SY.(Yul/KPO-3)

Iklan
Iklan