Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Orang Tua dan Guru Perlu Bantu Anak pada Masa Transisi di Sekolah Baru

×

Orang Tua dan Guru Perlu Bantu Anak pada Masa Transisi di Sekolah Baru

Sebarkan artikel ini
IMG 20260716 WA0041 e1784196948197
Arsip Foto - Orang tua mengantar anak ke ruang kelas pada hari pertama sekolah di SD Negeri Sudirman, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (13/7/2026). (Antara)

JAKARTA, Kalimantanpost.com – Psikolog klinis Meiri Dias Tuti, MPsi, Psikolog menyampaikan bahwa anak-anak membutuhkan dukungan dari orang tua dan guru untuk beradaptasi pada masa transisi di lingkungan sekolah yang baru.

“Komunikasi secara terbuka jujur antara orang tua dan guru, sehingga nantinya akan membantu kelancaran dan kesuksesan anak tersebut untuk melewati masa transisinya di lingkungan sekolah yang baru,” katanya ketika dihubungi
dari Jakarta pada Rabu (16/7).

Kalimantan Post

Menurut psikolog yang tergabung dalam Asosiasi Psikolog Sekolah Indonesia dalam Himpunan Psikologi Indonesia itu, orang tua sebaiknya berkomunikasi dengan guru kalau mendapati anak butuh waktu lebih lama atau menghadapi kendala dalam beradaptasi dengan lingkungan sekolah baru.

“Kendala itu banyak ya, bisa misalnya dia pemalu atau ada gangguan perkembangan otak, misalnya ada ADHD, atau ada kebutuhan khusus lainnya, atau keluhan lainnya, keterbatasan fisik. Itu yang perlu kita komunikasikan kepada guru,” katanya.

Meiri mengemukakan setiap orang punya kemampuan beradaptasi yang berbeda saat memasuki lingkungan yang baru, ada yang bisa lebih cepat menyesuaikan diri, adapula yang butuh waktu lebih lama.

Anak yang sudah beradaptasi dengan baik umumnya bisa berinteraksi dengan baik serta dapat mengikuti aturan yang diberlakukan di lingkungan sekolah yang baru.

Sedangkan anak yang masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi biasanya menunjukkan perilaku seperti menarik diri, menangis atau cemas saat harus berpisah dengan orang tua, atau tidak mau lepas dari orang tua.

Pada anak yang tidak mengalami gangguan psikologis dan memiliki kebutuhan khusus, Meiri mengatakan, orang tua bisa membantu anak beradaptasi dengan mendampingi anak mengenal lingkungan sekolah yang baru sebelum kegiatan sekolah dimulai.

Anggota Ikatan Psikologi Klinis (IPK) Wilayah Jawa Timur itu mengatakan, orang tua juga bisa menyampaikan gambaran mengenai hal-hal yang seru dan positif di lingkungan sekolah baru kepada anak.

Baca Juga :  Jalan Veteran dari dan Menuju Sungai Lulut Ditutup 3 Minggu, Pintu Masuk - Keluar Jalan Pembina IV Macet Total

“Kita bisa memberikan persuasi kepada anak kita bahwa nanti di sekolah ini akan belajar dengan menyenangkan, sehingga anak merasa excited atau mau untuk bersekolah di tempat tersebut,” katanya.

Apabila mendapati anak sangat kesulitan beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru, orang tua dapat mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan tenaga profesional seperti psikolog.

“Kalau memang anaknya sudah menunjukkan tanda-tanda perilaku ketakutan yang berlebihan, misalnya jadi tantrum, nangis seharian di sekolah, perilaku yang berlebihan sehingga tidak bisa dilepas, apakah mungkin anak kita perlu bantuan profesional untuk menjalani terapi,” kata Meiri. (Ant/KPO-3)

Iklan
Iklan