Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Permalukan Kanada 3-0, Maroko Negara Afrika Pertama ke Perempat Final Piala Dunia Beruntun

×

Permalukan Kanada 3-0, Maroko Negara Afrika Pertama ke Perempat Final Piala Dunia Beruntun

Sebarkan artikel ini
IMG 20260705 WA0004 e1783212519303
Pemain Maroko melakukan selebrasi usai mencetak gol. Maroko mempermalukan tuan rumah bersama Piala Dunia 2026 Kanada dengan skor 3-0 dalam pertandingan babak 16 besar yang berlangsung di Houston Stadium, Amerika Serikat, Minggu (5/6/2026) dinihari WIB. (FIFA)

AMERIKA SERIKAT, Kalimantanpost.com – Timnas Maroko mempermalukan tuan rumah bersama Piala Dunia 2026 Kanada dengan skor 3-0 dalam pertandingan 16 besar yang berlangsung di Houston Stadium, Amerika Serikat, Minggu (5/6/2026) dinihari WIB.

Kemenangan ini membawa Maroko berhasil mencapai perempat final Piala Dunia dalam dua edisi berturut-turut dan menjadikan negara Afrika pertama yang mampu menembus delapan besar lebih dari satu kali.

Kalimantan Post

Gelandang Maroko Azzedine Ounahi mencetak dua gol dan satu gol telat Soufiane Rahimi, sehingga menghadapi Perancis di laga perempat final di Boston pada 9 Juli mendatang.

Sementara bagi Kanada, negara yang para pemainnya belum pernah memenangkan satu pun pertandingan Piala Dunia sebelum turnamen ini, pencapaian mencapai babak 16 besar akan tetap menjadi kebanggaan besar setelah rasa kecewa akibat kekalahan ini mereda.

Dikutip dari laman FIFA, Atlas Lions mencetak sejarah sebagai wakil Afrika pertama yang mencapai semifinal di Qatar 2022, mampu bangkit dari awal yang lambat, sedangkan Kanada tampil lebih baik pada babak pertama dengan tampil penuh energi dan intensitas tinggi, melakukan tekanan sejak lini depan serta memaksa Maroko menghadapi beberapa situasi sepak pojok.

Kanada pun menciptakan peluang berbahaya pertama ketika memanfaatkan bola rebound dari lini pertahanan Maroko. Ali Ahmed mengirimkan umpan kepada Tani Oluwaseyi, yang berputar dengan sangat baik untuk melepaskan diri dari kawalan Redouane Halhal sehingga berhadapan langsung dengan kiper..Namun, tembakannya masih mampu digagalkan oleh penjaga gawang Maroko kelahiran Kanada, Yassine Bounou, menggunakan kaki kirinya.

Tim asuhan Mohamed Ouahbi kesulitan menemukan ritme permainan, dan situasi mereka semakin sulit setelah Ismael Saibari, pencetak gol terbanyak Maroko di turnamen ini, harus ditarik keluar pada menit ke-22 karena diduga mengalami cedera otot. Soufiane Rahimi kemudian masuk menggantikannya.

Baca Juga :  PSSI Kalsel akan Gelar Kompetisi Piala Soeratin U-13, U-15 dan U-17

Tanpa kehadiran Saibari, gelandang Azzedine Ounahi tampil sebagai pembeda dengan membuka keunggulan Maroko sesaat di menit 50 melalui skema bola mati yang dieksekusi dengan sangat baik. Dari sisi kanan, Achraf Hakimi mengirim bola melintasi ke depan kotak penalti, sebelum Ounahi yang berdiri di depan busur penalti melepaskan tembakan keras tanpa kontrol yang meluncur melewati jangkauan kiper Kanada, Maxime Crepeau dan bersarang di sisi kiri gawang.

Maroko sebelumnya selalu memenangkan tujuh pertandingan ketika Ounahi mencetak gol, dan sejarah kembali terulang kali ini. Atlas Lions meningkatkan kualitas permainan mereka pada babak kedua, sementara performa Kanada justru menurun.

Meski Tajon Buchanan sempat menguji Yassine Bounou melalui tembakan mendatar, Ounahi memastikan kemenangan Maroko dengan melepaskan sepakan keras ke bagian atas gawang setelah menerima umpan pendek Brahim Diaz dalam sebuah serangan balik di menit 82.

Rahimi sempat menanduk bola yang membentur mistar gawang, tetapi ia akhirnya mencatatkan namanya di papan skor pada menit 90+8 setelah menyambut umpan pelanggaran Diaz dan menyelesaikannya dengan tenang.

Maroko pun menang 3-0 atas Kanada hingga pertandingan babak kedua berakhir. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan