BANJARBARU, Kalimantanpost.com – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali bersama Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin meninjau langsung sejumlah titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Guntung Damar, Banjarbaru.
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi karhutla di lapangan, sekaligus memastikan situasi terkini menyusul maraknya informasi dan foto di media sosial yang menyebut wilayah Kalimantan dikepung asap pekat.
Dari hasil pemantauan, Kasal menyatakan kondisi karhutla di Kalimantan Selatan, khususnya Banjarmasin dan sekitarnya, relatif terkendali dan tidak separah yang digambarkan dalam sejumlah narasi di media sosial.
“Dua hari lalu sempat viral di media sosial bahwa kondisi Kalimantan memerah. Namun, setelah kita lihat langsung di Tanjung Damar, situasinya tidak separah itu,” ujar Laksamana TNI Muhammad Ali saat memberikan keterangan pers.
Meski demikian, ia menegaskan penanganan karhutla tetap membutuhkan kewaspadaan dan sinergi seluruh pihak. Pemantauan dan upaya pemadaman harus terus dilakukan untuk mencegah api meluas, terutama di kawasan yang memiliki potensi terjadinya kebakaran.
Menurutnya, kunjungan lapangan penting dilakukan agar informasi mengenai kondisi karhutla dapat disampaikan berdasarkan fakta di lapangan, bukan semata-mata berdasarkan informasi yang beredar di media sosial.
Kasal juga mengapresiasi upaya pemerintah daerah bersama TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni dan seluruh unsur terkait yang terus melakukan penanganan karhutla di wilayah Kalsel.
Ia berharap koordinasi dan kesiapsiagaan terus ditingkatkan sehingga potensi kebakaran dapat segera ditangani dan tidak menimbulkan dampak lebih luas bagi masyarakat.(nau/KPO-1)















