Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

UNISKA Gandeng TNI Bekali 4.150 Mahasiswa Baru Cegah Karhutla

×

UNISKA Gandeng TNI Bekali 4.150 Mahasiswa Baru Cegah Karhutla

Sebarkan artikel ini
IMG 20260909 WA0038
Kegiatan PKKMB Uniska di Kampus Handil Bakti. (KP/Repro)

Handil Bakti, Kalimantanpost.com – Persoalan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan menjadi perhatian Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB).

Melalui rangkaian orientasi mahasiswa baru, UNISKA MAB menggandeng Mabes TNI memberikan sosialisasi pencegahan karhutla sekaligus pembekalan bela negara kepada sekitar 4.150 mahasiswa baru, Rabu (9/9/2026).

Kalimantan Post

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNISKA MAB, Assoc. Prof. Dr. Didi Susanto, S.Sos., M.I.Kom., M.Pd. mengatakan edukasi lingkungan menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter mahasiswa.

“Kita kan memang fokus pada isu lingkungan, kemudian disiplin menjaga lingkungan, budaya menjaga lingkungan, nah itu kan masuk dalam posisi karakter bangsa kita,” ujar Didi.

Menurutnya, kondisi Kalsel yang tengah menghadapi persoalan asap membuat kesadaran menjaga lingkungan semakin penting. Karena itu, mahasiswa tidak cukup hanya mendapatkan pengetahuan akademik, tetapi juga harus memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

“Karena kita di Kalimantan Selatan ini sedang bencana asap, maka mudah-mudahan kesadaran masyarakat, kesadaran mahasiswa terhadap menjaga lingkungan itu penting, itu yang paling utama,” tegasnya.

Didi mengatakan kehadiran jajaran jenderal TNI dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi dalam membangun kesadaran mahasiswa mengenai bela negara dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Ini kan bentuk sosialisasi sebenarnya, hari ini kita mengundang beberapa jenderal ini untuk menyampaikan bahwa kita bersinergi dengan semua pihak. UNISKA terbuka kalau isunya adalah menjaga lingkungan terkait dengan kedisiplinan kita menjaga alam,” katanya.

Sementara itu, Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Subagyo W.G., menegaskan mahasiswa memiliki peran strategis dalam membantu mencegah karhutla.

Menurutnya, mahasiswa dapat menjadi agen perubahan dengan meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada teman, keluarga dan masyarakat.

Baca Juga :  Wagub Hasnuryadi bersama Tim Hasnur Group Tinjau Pemadaman Karhutla Guntung Damar, Tim Gabungan Terus Kepung Titik Api

“Kepentingan dalam rangka penyuluhan atau penyampaian tentang karhutla kepada adik-adik mahasiswa itu tujuannya mereka sebagai agen, agen untuk perubahan dan menyampaikan kepada teman-temannya, kemudian masyarakat, untuk mengedukasi bagaimana terjadi kebakaran,” ujar Subagyo.

Ia menjelaskan, kebakaran terjadi karena adanya tiga unsur utama, yakni bahan yang mudah terbakar, sumber api dan udara.

Bahan bakar dapat berupa lahan kering, semak maupun tanaman. Sedangkan sumber api bisa berasal dari puntung rokok hingga aktivitas pembakaran.

“Kalau misalnya dari tiga ini sudah terputus, pasti akan tidak terjadi kebakaran,” jelasnya.
Subagyo juga mengingatkan mahasiswa agar membangun kedisiplinan dari hal-hal sederhana, terutama dalam menjaga lingkungan kampus dan sekitarnya.

“Kebutuhan kami seperti tadi bahwa mereka harus sadar yang kami ucapkan disiplin, disiplin itu bukan militer dan TNI/Polri tetapi milik semua, disiplin tentang membuang sampah, disiplin tentang membakar sisa-sisa sampah, disiplin membuang rokok. Itu yang harus digelorakan, disampaikan kepada seluruh masyarakat yang ada,” pungkasnya.(fin/KPO-1)

Iklan
Iklan