Palangka Raya, KP – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo, didampingi Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Nuryakin sambut kedatangan atlit dayung peraih medali emas dan perak event PON XX di Papua.
Penyambutan pahlawan medali emas dan perak juga dihadiri sejumlah pejabat Polda dan KONI Kalteng, dan kedatangan para atlet cabang olahraga (Cabor) dayung Kalteng di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Minggu (17/10) sore.
Kontingen yang datang terdiri dari 28 atlet, 8 pelatih, dan 6 official tiba kembali di Bumi Tambun Bungai sekitar pukul 16.00 WIB dan disambut iringan tarian khas Dayak. Wagub Edy Pratowo berkesempatan mengalungkan bunga selamat datang kepada perwakilan atlet dan diikuti oleh Pj. Sekda Nuryakin.
Sebagaimana diberitakan, pada PON XX di Papua, khusus untuk Cabor dayung, kontingen Kalteng berhasil menorehkan prestasi dengan merebut 6 medali, yakni 2 medali emas di Nomor TBR Mix 200 Meter dan TBR Mix 1000 Meter. Sedangkan 4 medali perak, direbut di Nomor Canoeing dan TBR Putra Jarak 1000 Meter, 500 Meter, dan 200 Meter.
Pemerintah Provinsi merasa bangga dengan pahlawan Kalteng yang berlaga di PON XX yang telah memberikan nama harum bagi Kalteng, dari sekian yang diperlombakan “ternyata dayung meraih emas”, ungkap Wagub.
Bahkan, dibandingkan PON sebelumnya, perolehan 2 emas itu dapat dipertahankan, ditambah dengan perak. Dan ada peningkatan, tinggal ke depan ini menjadi tolok ukur bagaimana terus memberdayakan atlet-atlet lain selain dari cabang unggulan ini supaya bisa sama bisa memberikan prestasi dan nama harum bagi Kalteng, terang uEdy Pratowo kepada pers.
Terkait reward atas prestasi itu, menurut Wagub Pemerintah Provinsi dan KONI akan memberikan apresiasi atau bonus berupa uang pembinaan bagi para atlet peraih medali emas.
Pelatih Cabor dayung Gandhi yang ditemui usai penyambutan mengungkapkan tim dayung mengantongi 2 medali emas dan 4 medali perak dari 18 nomor yang diikuti. “Ada peningkatan dari PON tahun sebelumnya.
Luar biasa perjuangan teman atlet dan pelatih selama 6 bulan hujan dan panas kita lalui bersama “sehingga bisa menghasilkan 2 emas, kami sangat puas,” tuturnya.
Gandhi berharap ke depannya seluruh tim dayung terus kontinyu dengan latihan guna mempersiapkan 4 tahun ke depan PON di Aceh.
Sekretaris Umum KONI Kalteng Elbadi Fardian yang mendampingi Wagub mengungkapkan rencana evaluasi menyeluruh usai PON ini. “bila sudah tenang, teman-teman sudah recovery (pemulihan), akan dilaporkan kepada Gubernur.
“Kita akan evaluasi menyeluruh, tidak hanya cabor dayung saja “tetapi sistematik, termasuk program kerja ke depan, masukan dari para ahli dan tokoh kita akan sambut baik,” jelasnya.(drt/k-10)















