Martapura, KP – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas 1 Martapura melakukan audiensi dan silaturrahmi dengan Bupati H Saidi Mansyur, di Mahligai Sultan Adam Martapura, Senin (11/7).
Pertemuan tersebut membahas permasalahan dan perkembangan kondisi anak-anak sekarang di Kabupaten Banjar.
Bupati Saidi Mansyur menjelaskan, kondisi anak-anak sekarang berbeda dengan zaman dulu dan perkembangan teknologi merubah kebiasaan.
“Kemajuan teknologi, seperti penggunaan smartphone sudah merubah kebiasaan anak yang lebih ingin menonjolkan eksistensinya, seperti berfoto selfie,” katanya.
Menurutnya, mendidik anak sebaiknya tidak mengekang, bila itu terjadi, mereka semakin menjadi atau berontak. Sebaiknya diarahkan ke hal-hal positif yang sesuai tuntunan agama.
Dalam silaturrahmi ini, Kepala LPKA Kelas I Martapura Rudi Sarjono meminta Bupati bisa berhadir dalam rangka Hari Anak Nasional dan pemberian remisi kepada Anak Didik Pemasyarakatan (Andikpas) pada 23 Juli 2022 mendatang.
“Anak-anak yang bermasalah di LPKA Martapura agar kedepannya lebih bagus lagi dalam hal pembinaan, sehingga dengan kehadiran Bupati, nantinya mereka bisa senang,” harap Rudi.
Dijelaskan Rudi, kondisi di LPKA masih berjalan sesuai SOP dan sudah membuka kunjungan atau jam besuk. Akan tetapi pihaknya masih menerapkan protokol kesehatan yang harus dipenuhi.
“Yang dikunjungi maupun pengunjungnya harus sudah divaksin,” ucapnya.
Andikpas sendiri sampai sejauh ini sudah mendapat vaksin tahap kedua. Untuk pengunjung diharap sudah mendapat vaksin Booster, jika belum, maka di swab atau antigen lebih dulu. (Wan/K-3)















