Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalteng

Gandeng BRIN, Kalteng Percepat Realisasi Energi Terbarukan

×

Gandeng BRIN, Kalteng Percepat Realisasi Energi Terbarukan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260423 WA0030

PALANGKA RAYA, Kalimantanpost.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus mempercepat pembangunan sektor energi sebagai fondasi pemerataan pembangunan daerah.

Melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM), Pemprov Kalteng menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mematangkan strategi pengelolaan Energi Baru Terbarukan (EBT), khususnya di wilayah zona timur.

Kalimantan Post

Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi pembangunan berbasis energi bersih sekaligus membuka akses kelistrikan yang lebih merata hingga ke wilayah pelosok.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi dan Pengumpulan Data Kajian EBT yang dilaksanakan di Palangka Raya, Senin (20/4/2026).

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris DESDM Kalteng, Syarippudin, mewakili Pelaksana Tugas Kepala Dinas ESDM, iikuti instansi terkait lainnya.

Tim peneliti BRIN menjelaskan kajian tersebut merupakan tindak lanjut dari Forum Koordinasi Riset dan Inovasi Daerah (FKRID) 2025, sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional dalam mewujudkan kemandirian energi.

“Kajian ini sejalan dengan RPJMN 2025 – 2029 yang menekankan kemandirian energi, serta target Kebijakan Energi Nasional untuk meningkatkan bauran EBT hingga 23 persen dan 31 persen pada 2050,” ujar perwakilan BRIN.

Terkait pembangunan daerah, Kepala Bidang EBT dan Konservasi Energi DESDM Kalteng Ferryanson menegaskan, pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menjadi solusi strategis untuk memperluas akses listrik di wilayah yang belum terjangkau jaringan utama.

“PLTS sangat efektif untuk mendukung pembangunan wilayah terpencil, terutama daerah yang masih dalam tahap pengembangan infrastruktur kelistrikan,” jelasnya.

Ditambahkannya, pembangunan energi tidak hanya berhenti pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga harus diiringi dengan pemberdayaan masyarakat agar keberlanjutan program dapat terjaga.

Dikatakan, melalui edukasi dan keterlibatan masyarakat, pemanfaatan energi bersih, “diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,” ucapnya.(drt/KPO-3)

Baca Juga :  Antisipasi Dampak Kenaikan BBM, Gubernur Minta Perketat Pengawasan
Iklan
Iklan