Rantau, KP – Ribuan jemaah dari berbagai daerah memadati Komplek Makam Datu Sanggul di Desa Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin, Sabtu (13/6/2026), untuk mengikuti peringatan Haul Datu Sanggul ke-261.
Kegiatan tahunan tersebut berlangsung khidmat dan menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus mengenang jasa ulama besar yang memiliki pengaruh kuat dalam perkembangan syiar Islam di Kalimantan Selatan.
Di tengah lautan jemaah, Bupati Tapin H Yamani tampak berbaur bersama masyarakat mengikuti seluruh rangkaian acara haul. Hadir pula Staf Ahli Gubernur Kalimantan Selatan Bidang Ekonomi dan Pembangunan Rusma Khazairin, Bupati Balangan H Abdul Hadi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tapin, para alim ulama, habaib, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Acara semakin semarak dengan kehadiran Tuan Guru Muda KH Ahmad Barmawi (Guru Kulur), Al Habib Muhammad bin Mushtofa Assegaf dari Sewun dan Habib Idrus bin Abdullah Al Idrus dari Martapura yang turut memberikan tausiyah kepada para jemaah.
Dalam sambutannya, Bupati H Yamani mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya haul yang kembali menjadi magnet bagi masyarakat dan peziarah dari berbagai penjuru daerah.
“Peringatan haul ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga sarana memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan meneladani perjuangan para ulama dalam menyebarkan ajaran Islam,” ujarnya.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapin, Yamani menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat yang bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kebersamaan yang ditunjukkan warga menjadi cerminan nilai-nilai luhur yang diwariskan para ulama terdahulu.
Ia menegaskan, Datu Sanggul merupakan sosok ulama besar yang tidak hanya dihormati masyarakat Tapin, tetapi juga dikenal luas oleh umat Islam di berbagai daerah. Warisan ilmu, dakwah, dan keteladanan beliau terus hidup di tengah masyarakat hingga sekarang.
“Kita patut bersyukur memiliki tokoh sebesar Datu Sanggul. Kehadiran para jemaah dan peziarah dari berbagai daerah menjadi bukti kecintaan umat terhadap perjuangan dan keteladanan beliau,” kata Yamani.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk menjaga nama baik daerah dengan menyambut para tamu dan peziarah secara ramah, santun, dan penuh keikhlasan. Menurutnya, pelayanan yang baik kepada para tamu merupakan bagian dari akhlak mulia yang diajarkan para ulama.
“Keramahan masyarakat dalam menerima para peziarah bukan hanya mencerminkan karakter religius warga Tapin, tetapi juga menjadi bentuk syukur atas anugerah besar berupa keberadaan makam dan warisan keilmuan Datu Sanggul di Tatakan,” ujarnya.
Haul Datu Sanggul selama ini tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga sarana memperkuat persatuan umat serta menjaga keberlanjutan nilai-nilai Islam yang diwariskan para ulama Banua.
Ribuan jemaah yang hadir mengikuti pembacaan maulid, tahlil, doa bersama, dan mendengarkan tausiyah agama dengan penuh kekhusyukan.
Di penghujung sambutannya, Yamani berharap keberkahan para auliya dan ulama senantiasa menjadi wasilah bagi kemajuan daerah, kesejahteraan masyarakat, serta semakin menguatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Semoga keberkahan para ulama dan orang-orang saleh senantiasa menyertai Kabupaten Tapin, menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat, serta menjadikan daerah ini semakin maju dan religius,” pungkasnya. (abd/K-6)















