Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

54 SD di Banjarmasin Rusak Berat, Perbaikan Bertahap Sesuai Skala Prioritas

×

54 SD di Banjarmasin Rusak Berat, Perbaikan Bertahap Sesuai Skala Prioritas

Sebarkan artikel ini
IMG 20260707 WA0041 e1783409669503
SEKOLAH RUSAK - Kondisi ruang kelas SDN Karang Mekar 1 Banjarmasin yang mengalami kerusakan. (Kalimantanpost.com/hamdi).

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Sekitar 54 dari 208 SD negeri di Kota Banjarmasin yang rusak berat hingga perlu penanganan segera.

Namun karena menyesuaikan anggaran yang ada. Maka perbaikan sekolah dilakukan bertahap sesuai skala prioritas.

Kalimantan Post

“Karena anggaran terbatas, perbaikan sekolah dilakukan bertahap. Jadi kita lihat kerusakan dan sesuaikan skala prioritas,” kata Plt Kepala Bidang (Kabid) SD Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Faisal Rachman, Selasa (7/7/2026).

Tak dipungkiri Faisal, hampir semua sekolah di Kota Banjarmasin mengalami kerusakan dengan tingkatan yang berbeda dari ringan, sedang hingga berat.

Adapun kerusakan sedang sendiri terdata ada sekitar 70 SD. Kemudian rusak ringan ada sekitar 84 SD.

“Kerusakan ada yang karena bangunan sudah tua dan ada juga karena terdampak banjir kemarin,” ucap Faisal.

Tak jarang lanjutnya, kerusakan membuat sekolah tepaksa memberlakukan shift kepada siswa untuk proses belajar mengajar. Contohnya seperti SDN Karang Mekar 1 Banjarmasin.

Namun menurutnya, banyak sekolah lain juga yang mengalami nasib sama karena kondisi kerusakan. Apalagi SDN Karang Mekar 1 Banjarmasin sendiri lanjutnya, pada 2025 sudah diintervensi dengan pembangunan 6 ruang kelas baru dengan dua lantai.

“Memang masih ada yang rusak dan perlu diperbaiki. Cuman harus bergantian karena di seberangnya itu juga mengeluh rusak dan minta diperbaiki,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan ada sekitar 12 sekolah yang masih berbahan kayu bahkan bagian atasnya tak bisa lagi fungsikan. Hingga penanganan harus dibongkar dan dibangun ulang secara total.

Seiring dengan itu, ia meminta kepada seluruh sekolah bisa bersabar karena perbaikan akan dilakukan secara bergantian dan pasti ada giliran sesuai skala prioritas.

“Jadi harapannya bisa saling mengerti karena anggaran perbaikan terbatas,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemadaman Listrik Berulang di Kalsel, Klinik Hukum FH Uniska Siapkan Gugatan Class Action, Masyarakat Diminta Kumpulkan Bukti Kerugian

Adapun tahun ini perbaikan akan dilakukan terhadap 5 sekolah yang masuk prioritas perbaikan segera. (ham/KPO-4)

Iklan
Iklan