Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Opini

Workshop “Mendulang Berkah Bersama Kayuh Baimbai” Dukung Penelitian Tesis Hibah BIMA 2026

×

Workshop “Mendulang Berkah Bersama Kayuh Baimbai” Dukung Penelitian Tesis Hibah BIMA 2026

Sebarkan artikel ini
workshop Rico

Banjarmasin, kalimantanpost.com – Sebanyak 44 guru dari berbagai SMK negeri dan swasta di Kota Banjarmasin mengikuti workshop bertajuk “Mendulang Berkah Bersama Kayuh Baimbai” di Aula SMK Negeri 4 Banjarmasin, Sabtu (27/6). Kegiatan ini merupakan workshop penguatan kolaborasi, manajemen stres, dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI), serta mendukung penelitian tesis magister yang didanai Hibah BIMA Kemdiktisaintek Tahun 2026.

Workshop ini menjadi bagian dari rangkaian Focus Group Discussion (FGD) dalam penelitian tesis magister berjudul “Penguatan Budaya Organisasi Berbasis Kayuh Baimbai Terhadap Job Burnout dan Psychological Well-Being Guru SMK di Kota Banjarmasin: Peran Moderasi AI Self-Efficacy dan Religiusitas”. Penelitian tersebut didanai oleh Hibah BIMA Kemdiktisaintek Tahun 2026.

Kalimantan Post

Tim peneliti terdiri atas Dr. Wimby Wandary, S.E., M.M. dan Muhammad Wildi Firahmi, S.Pd., S.M. dari Program Magister Manajemen Universitas Lambung Mangkurat. Mereka hadir langsung memimpin kegiatan sekaligus mengawal pengumpulan data penelitian.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya burnout di kalangan guru SMK serta kurangnya pemanfaatan AI dalam pembelajaran. Nilai kearifan lokal Kayuh Baimbai yang berarti “mendayung bersama” dinilai potensial membangun solidaritas dan efektivitas kerja kolektif di lingkungan sekolah.

Acara dimulai pukul 08:00 WITA dengan pembukaan dan sambutan dari Kepala SMK Negeri 4 Banjarmasin. Dalam sambutannya, beliau menyatakan dukungan penuh terhadap riset ini karena sejalan dengan upaya sekolah meningkatkan kompetensi guru dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat. “Kami berharap kerja sama dengan tim peneliti dari ULM ini dapat berkelanjutan,” ujarnya.

kepala SMK4
Kepala SMK Negeri 4 Banjarmasin, Drs. Syafruddin Noor, M.Pd. membuka acara workshop ‘Mendulang Berkah Bersama Kayuh Baimbai’ di Aula SMK Negeri 4 Banjarmasin, Sabtu (27/6)

Ketua Tim Peneliti, Wimby Wandary, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan kontribusi solutif bagi permasalahan nyata yang dihadapi para guru. “Melalui workshop ini, kami berharap guru memperoleh manfaat sekaligus menjadi bagian dari penelitian yang berdampak bagi pendidikan vokasi,” tuturnya.

Baca Juga :  Listrik Mati Di Lumbung Energi

Peserta kemudian mengisi kuesioner penelitian dan pre-test untuk mengukur pemahaman awal tentang AI, tingkat burnout, dan psychological well-being.

Sesi pertama menghadirkan narasumber Akhmad Rizqan, S.Pd. dengan tema “Pemanfaatan AI untuk Efisiensi Kerja Guru”. Ia memperkenalkan NotebookLM, sebuah alat berbasis kecerdasan buatan yang dikembangkan oleh Google untuk membantu guru dalam mengelola dan menganalisis dokumen pembelajaran. Dengan NotebookLM, guru dapat merangkum materi ajar, menyusun pertanyaan berbasis sumber, hingga mengidentifikasi ide-ide utama dari berbagai referensi secara cepat dan terstruktur. Peserta diajak mencoba langsung fitur-fitur NotebookLM melalui gawai masing-masing. “NotebookLM adalah asisten digital yang dapat meringankan beban administratif guru, sehingga mereka lebih fokus pada pendampingan siswa,” tegasnya.

Sesi kedua disampaikan oleh Sabit Tohari, M.Si., Psikolog dengan tema “Manajemen stres”. Ia mengupas faktor penyebab kelelahan emosional, seperti beban kerja tinggi dan kurangnya dukungan sosial, serta memberikan strategi relaksasi, manajemen waktu, dan pentingnya hubungan sosial yang sehat. “Kesehatan mental guru adalah fondasi utama kualitas pendidikan. Jika guru bahagia, proses belajar mengajar akan lebih bermakna,” pesannya.

Sesi ketiga dibawakan oleh Dr. Rico, S.Pd., M.I.Kom. dengan tema “Kayuh Baimbai”. Ia menjelaskan filosofi gotong royong dan solidaritas dalam membangun kolaborasi antarguru. “Kolaborasi bukan hanya berbagi tugas, tetapi juga berbagi beban, ide, dan semangat. Guru yang solid adalah kunci pendidikan berkualitas,” ujarnya.

Salah satu peserta, Ibu Linda Nur Syifa, S.Pd., Gr. dari SMK Maestro Islamic School Banjarmasin, mengungkapkan, “Materi AI sangat membantu karena selama ini saya kewalahan dengan administrasi. Materi psikolog juga membuka mata saya bahwa menjaga kesehatan mental itu penting. Semoga workshop seperti ini sering diadakan.”

Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat narasumber dan foto bersama. Kegiatan berlangsung selama 4 jam 30 menit hingga pukul 12.00 WITA.

Baca Juga :  Program MBG Jadi Bancakan Korupsi, Hentikan Atau Evaluasi Total!
FGD Rico
Foto bersama peserta, narasumber, dan tim peneliti dalam workshop ‘Mendulang Berkah Bersama Kayuh Baimbai’ di Aula SMK Negeri 4 Banjarmasin.

Sebagai tindak lanjut dari penelitian ini, tim peneliti telah memaparkan progres hasil penelitian sementara pada The 3rd International Conference on Wetland for Sustainable Development Goals (ICWSDGs) yang diselenggarakan pada 07-08 Juli 2026. Presentasi tersebut menjadi bagian dari diseminasi awal hasil penelitian sekaligus sarana memperoleh masukan dari para akademisi dan peneliti untuk penyempurnaan penelitian sebelum memasuki tahap analisis akhir. Keikutsertaan dalam konferensi internasional tersebut menjadi bagian dari luaran penelitian Hibah BIMA sekaligus memperluas diseminasi hasil penelitian kepada komunitas akademik internasional.

Hasil penelitian ini akan dirumuskan dalam berbagai luaran yang aplikatif dan mudah diakses oleh para guru. Tim peneliti akan memproduksi video terkait penelitian yang dapat diakses melalui Youtube, serta poster ilmiah dan infografis yang merangkum temuan penelitian untuk disebarluaskan di lingkungan pendidikan dan media sosial. Melalui kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan guru, penelitian ini diharapkan menghasilkan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan psikologis serta kompetensi guru SMK di Kalimantan Selatan.

Iklan
Iklan