Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Internasional

Ini Respon Presiden Trump Terkait Wacana Penangkapan Netanyahu di New York

×

Ini Respon Presiden Trump Terkait Wacana Penangkapan Netanyahu di New York

Sebarkan artikel ini
IMG 20260721 WA0045
Arsip foto - Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Antara/Anadolu)

WASHINGTON, Kalimantanpost.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan Kepala otoritas Israel Benjamin Netanyahu tidak akan menghadapi risiko penangkapan oleh aparat penegak hukum kapan pun ia memutuskan untuk berkunjung ke Amerika Serikat.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump setelah Wali Kota New York Zohran Mamdani, dalam wawancara dengan The New York Times, Sabtu (18/7), menyebut Netanyahu sebagai penjahat perang yang “seharusnya berada di Den Haag.”

Kalimantan Post

Mamdani juga menyatakan akan mematuhi ketentuan hukum yang berlaku di Kota New York. Ia mengatakan saat ini sedang berlangsung pembahasan mengenai kewenangan yang dimiliki pemerintah kota tersebut berdasarkan peraturan setempat terkait janjinya untuk menahan Netanyahu apabila pemimpin Israel tersebut datang ke New York.

“Benjamin Netanyahu tidak akan ditangkap, dalam bentuk atau cara apa pun, selama berada di Amerika Serikat,” tulis Trump melalui platform Truth Social.

Trump menambahkan Netanyahu sedang berjuang menghadapi Republik Islam Iran.

Presiden AS itu juga menegaskan pihak yang seharusnya dipenjara adalah para pemimpin Iran yang, menurutnya, telah membawa negara tersebut ke dalam “pusaran kematian dan kehancuran yang belum pernah terjadi sebelumnya.”

“Itu seharusnya sudah ditangani sejak bertahun-tahun lalu oleh presiden-presiden sebelumnya,” lanjut Trump.

Pada September 2025, menjelang Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80, Mamdani yang saat itu masih berstatus calon wali kota menyatakan akan mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu apabila ia terpilih sebagai wali kota New York dan Netanyahu datang ke kota tersebut. (Ant/KPO-3)

Baca Juga :  Dua Tanker Meledak di Selat Hormuz, Iran Tuding AS Paksa Melintas
Iklan
Iklan