BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Keluhan para guru SMP di Kota Banjarmasin mengenai besaran tunjangan daerah yang dinilai tidak pernah mengalami kenaikan mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin yang memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap skema kesejahteraan guru.
Evaluasi tersebut akan melibatkan sejumlah instansi terkait, yakni Dinas Pendidikan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD), serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Seluruh pihak diminta mengkaji peluang peningkatan tunjangan dengan tetap menyesuaikan kondisi keuangan daerah.
“Saya minta Pak Sekda segera memanggil Kepala Dinas Pendidikan, BKPSDM, BPKPAD, dan TAPD untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kesejahteraan guru di Kota Banjarmasin,” kata Yamin, Jumat (31/7/2026).
“Susun kajian yang komprehensif mengenai kemungkinan peningkatan tunjangan atau insentif daerah dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah dan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.
Langkah tersebut diambil setelah muncul aspirasi dari para guru yang menyebut tunjangan yang diterima selama ini hanya sekitar Rp500 ribu dan tidak berubah meski masa pengabdian mereka telah mencapai puluhan tahun.
Menurut Yamin, peran guru sangat penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia sehingga kesejahteraan mereka harus menjadi perhatian pemerintah.
Ia menegaskan upaya peningkatan kesejahteraan akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan prinsip keadilan dan keberlanjutan.
“Guru adalah ujung tombak pembangunan sumber daya manusia. Sudah menjadi kewajiban kita sebagai pemerintah daerah untuk terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan mereka secara bertahap, adil, dan berkelanjutan,” tuturnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin tidak ingin persoalan kesejahteraan guru berhenti sebatas pembahasan. Berbagai alternatif kebijakan akan dikaji agar para pendidik, terutama yang telah lama mengabdi, memperoleh perhatian yang lebih baik.
“Kita ingin mewujudkan Banjarmasin Maju Sejahtera. Karena itu, kesejahteraan guru, terutama mereka yang sudah puluhan tahun mengabdi, harus menjadi perhatian serius pemerintah,” akhirnya. (ham/KPO-4)















