Bijak Dalam Memanfaatkan Teknologi

230

Oleh : Nor Hasanah, S.Ag, M.I.Kom
Pustakawati UIN Antasari Banjarmasin

Ada satu ungkapan yang mengatakan bahwa dengan teknologi hidup akan semakin mudah. Teknologi memang bisa diibaratkan seperti halnya mata pisau, yang memiliki dua sisi positif dan negatif yang akan sangat bergantung kepada penggunanya, teknologi bisa menjadi malaikat yang baik dalam menolong seseorang, bangsa ataupun kehidupan umat manusia, tapi disisi lain teknologi bisa menjelma bak devil yang jahat, membuat sesorang hilang kehormatan, menebar sindikat serta menenggelamkan sebuah negeri.

Kehadiran teknologi memang secara langsung maupun tidak langsung telah memberikan kontribusi yang begitu besar terhadap perkembangan dunia. Di tengah hiruk-pikuk kehidupan seluruh manusia, teknologi agaknya merupakan suatu kebutuhan vital yang paling tidak bisa untuk ditinggalkan dan menuntut kita semua untuk terus bijaksana dalam memanfaatkannya.

Sebagai contoh sederhana adalah teknolog smartphoneberupa handphone (HP) yang begitu sangat digandrungi oleh setiap manusia. HP merupakan media bermata dua, jika digunakan untuk kebaikan maka bernilai baik dan membuahkan kebaikan. Akan tetapi jika digunakan tidak baik dan melalaikan, maka bermudharat dan membuahkan kejelekan.

Yang banyak terjadi HP telah banyak melalaikan sebagian besar aktivitas kita yang bermanfaat, walaupun tidak semua orang melakukannya. Sebagai contoh kebanyakan yang kita lihat di lapangan adalah seperti berikut, yaitu ada sebagian orang ketika mendengarkan suara adzan tidak menjawabnya tapi masih sibuk dengan HP, telpon kah, WA-an kah, internetan dan sebagainya. Kadang kita mendengar panggilan orang tua atau lagi berbicara dengan orang tua, tapi ternyata mata dan pikiran kita konsentrasi ke arah HP.Kita lagi ibadah, shalat, baca quran, dzikir,tapi HP terus berbunyi dering WA, SMS, Telpon.

Maka hilanglah kekhusyukan dan rasa manis dalam ibadah.Kita lagi belajar atau taklimtapi tetap saja tangan kita sibuk mainan HP, jawab WA, SMS dan sebagainya, tidak fokus mendengar dan menatap guru atau ustadz yang menyampaikan ilmu. Bahkan yang terjadi sehari-hari, dari manapun kita datang, pertama kali yg kita ingat dan tuju bukan mushaf lagi tapi HP. HP benar-benar banyak melalaikan kita dari ibadah, mengganggu konsentrasi, menjauhkan orang yang dekat lagi duduk dan bicara dengan kita, dan mendekatkan yang jauh dari kita.

Berita Lainnya

Ramadhan Bulan Taubat dan Taat

Ramadhan dan Keikhlasan

Kehadiran teknologi memang secara langsung maupun tidak langsung telah memberikan kontribusi yang begitu besar terhadap perkembangan dunia. Di tengah hiruk-pikuk kehidupan seluruh manusia, teknologi agaknya merupakan suatu kebutuhan vital yang paling tidak bisa untuk ditinggalkan.

Globalisasi tanpa disadari sudah memaksa setiap orang berbaur dengan segala macam bentuk teknologi. Nekat menolak teknologi akan sama halnya dengan membuang diri jauh ke masa lalu. Sedangkan tidak malu menyalahgunakannya adalah sikap “membunuh” diri sendiri. Oleh karena itu sebagai bangsa Indonesia yang tak mau terus-menerus tertinggal, tentu mesti bergerak cepat dan tepat terhadap teknologi. Apalagi teknologi cakupannya kompleks dan nyaris menyentuh segala lini kehidupan, maka tiada alasan bagi semuanya untuk tidak mau dan tidak mampu memanfaatkan teknologi yang ada secara bijak dan maksimal.

Kemudahan teknologi sudah tersebar di seluruh ruang public, masuk ke ruang tamu kita, ke dapur hingga kamar pribadi kita. Inovasi itu tidak berhenti hingga kebutuhan simple seperti rokokpun hadir menggantikan produk manual dengan biaya yang bersaing. Invansi secara cepat dari teknologi membuat sebagian masyarakat belum siap menghadapinya, ketidak siapan ini bukan hanya di alami oleh golongan masyarakat menengah kebawah yang jelas minim fasilitas, namun juga masyarakat kalangan menengah keatas dengan pendidikan yang tinggi serta ekonomi yang menunjang tidak lantas jadi sebuah kepastian seseorang bijak dalam menggunakan teknologi, situs dengan konten pornografi, game yang mengandung unsur kekerasan adalah sebagian kecil dari masalah yang menjadikan kita was was untuk melepas anak anak dalam menggunakan media informasi.

Kejahatan dengan menggunakan media informasi sangat sering terjadi, beberapa modus menggunakan media teknologi informasi seperti human trafficking, Narkotika, Terorisme hingga yang bersifat serius seperti Spionase, Sabotase, Hacking yang tak jarang bisa menggangu hubungan bilateral lintas Negara, kejahatan ini sering juga disebut dengan istilah Cybercrime. Menurut data yang diperoleh dari Polda Metro Jaya pada tanhun 2016 setidaknya 497 kasus kejahatan dunia maya yang telah berhasil di selesaikan, menurut data Indonesia merupakan salah satu Negara dengan jumlah Cybercrime terbanyak di dunia, karena secara jumlah pemakai media teknologi informasi Indonesia masuk dalam deretan lima besar Negara dunia bersama dengan Amerika, Tiongkok. India serta Brazil. Hal tersebut dianggap serius sehingga Kepolisian Indonesia memandang perlu membuat satuan yang fokus mendalami kejahatan dunia maya ini, untuk mempertegas pencegahan serta penindakannya Indonesia telah melahirkan UU ITE yang khusus mengatur pelanggaran di duniamaya.

Mulai sekarang marilah kita bijak untuk menggunakan teknologi informasi, gunakanlah sesuatu dengan baik dan benar, bermanfaat serta membuat kita lebih berkembang. Sebaliknya perilaku negatif dalam menggunakan teknologi informasi haruslah segera ditinggalkan, tidak hanya merusak diri sendiri namun perilaku negatif ini akan berpengaruh terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.

Semoga kita dimudahkan untuk menggunakan nikmat teknologi informasi terutama HP yang saat ini menjadi kebutuhan utama untuk bisa terus membantu kita dalam melakukan kebaikan-kebaikan kepada manusia dan mendekatkan diri kepada sang pencipta. Aamiin.

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya