Bang Dhin Monitor Kesiapan Angkasa Pura

Banjarmasin, KP – Wakil Ketua DPRD Kalsel, M Syaripuddin kembali melakukan monitoring kesiapan penerapan New Normal atau pola hidup baru di Bandara Syamsuddin Noor.


Selain itu, juga untuk mengecek langsung sarana dan prasarana fasilitas Bandara Syamsuddin Noor atau alat pencegah penyebaran Covid-19 di terminal penumpang, baik di areal keberangkatan maupun kedatangan penumpang.


“Kita perlu melihat kesiapan bandara untuk penerapan New Normal,” kata Bang Dhin, panggilan akrab M Syaripuddin, saat dikonfirmasi KP, Senin (1/6/2020), di Banjarmasin.


Bang Dhin berkeliling di areal Bandara Syamsuddin Noor, didampingi Airport Operation and Service Senior Manager Angkasa Pura II, Iwan Novi, untuk melihat sejumlah aktivitas keberangkatan dan kedatangan penumpang perdana, yang baru dibuka untuk penerbangan domestik pada Senin pagi.


Angkasa Pura sebagai penyedia jasa layanan kebandarudaraan telah menerapkan prosedur pelayanan kepada penumpang untuk mendukung operasional penerbangan di tengah situasi pandemi ini.

Berita Lainnya
1 dari 1.493
Loading...


“Upaya pencegahan, penyebaran dan penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 di Bandara Internasional Syamsudin Noor, diantaranya penerapan social/physical distancing, pengecekan dokumen kesehatan kepada para calon penumpang sesuai edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,” tambah politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.


Selain itu, juga memastikan kebersihan pada fasilitas-fasilitas publik, mewajibkan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) kepada petugas operasional, menyediakan cairan pembersih tangan di area-area terminal, dan pengecekan suhu tubuh tidak hanya bagi penumpang, tetapi juga bagi mitra usaha dan seluruh personil yang bertugas di bandara.


“Pihak maskapai penerbangan harus lebih Kooperatif untuk melakukan koordinasi yang baik kepada Angkasa Pura II seperti protokol kesehatan,” jelas Bang Dhin.


Apalagi kesiapan bandara terhadap New normal tidak akan bisa efektif kalau kesadaran penumpang dalam menjalankan protokol kesehatan kurang baik dan penuh kesadaran.


“Gugus tugas provinsi juga bisa menambah tenaga kesehatan yang bertugas di keberangkatan maupun kedatangan. Dan semua pihak terkait harus ekstra aktif berkoordinasi,” ujarnya.


Sementara itu, GM Angkasa Pura II, Indah Preastuty mengatakan penerbangan perdana hari ini akan dievalusi tiga hari ke depan, untuk melihat apa kekurangan dan tindakan apa yang dilakukan untuk kenyamanan dan pelayanan terhadap penumpang di bandara Syamsudin Noor. (lyn/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya