Empat Tahun Memimpin Balangan, RPJMD Tahun 2019, Capai 95,28 Persen

Bagian (1)

EMPAT tahun kepemimpinan pasangan Bupati Balangan H Ansharuddin dan Wakil Bupati H Syaifullah telah banyak keberhasilan pembangunan yang dicapai dan dirasakan masyarakat kabupaten Balangan.

Misi dan misi yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), 2016-2021, Berdasarkan evaluasi capaiannya hingga 2019 tadi yang dibuat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Balangan, rata-rata capaian misi Bupati dan Wakil Bupati Balangan selama empat tahun, berada di persentase 95,28 dengan predikat sangat tinggi.

Begitu juga RPJMD Tahun 2016 – 2021, dengan tema “Terwujudnya Kabupaten Balangan Yang Maju Dan Sejahtera Melalui Pembangunan Sumber Daya Manusia “

  1. Misi pertama, meningkatkan kualitas SDM melalui pembangunan pendidikan dan kesehatan,
  2. Misi kedua, mewujudkan ekonomi kerakyatan yang berkeadilan
  3. Misi ketiga, mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkesinambungan
  4. Misi keempat, pemanfaatan sumber daya alam dan potensi lokal berdasarkan kearifan lokal yang berwawasan lingkungan
  5. Misi kelima, mengembangkan sosial budaya kemasyarakatan,
  6. Misi keenam, optimalisasi pemberdayaan aparatur pemerintah daerah, dan
  7. Misi ketujuh, yaitu mewujudkan kamtibmas dan kepastian hukum untuk terciptanya suasana yang kondusif
    MISI Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Melalui Pembangunan Pendidikan dan Kesehatan, dengan tujuan Meningkatkan Pelayanan Pendidikan yang Berkualitas :

Untuk misi pada bidang pendidikan pada tingkat capaian kinerja RKPD tahun 2019 rata rata 91,27 persen dengan predikat sangat tinggi, realisasi kinerja dan anggaran RPJMD tahun 2019 rata rata 9,70 persen dan pada tingkat capaian kinerja RPJMD 2019 rata rata 74,44 persen predikat sedang.

Diantara angka rata-rata lama sekolah yang ditarget 12 tahun, saat ini sudah tercapai 58,67 persen ada peningkatan dari tahun sebelumnya 58.58 persen, sedangkan angka harapan lama sekolah yang ditarget 13 tahun, saat ini sudah tercapai 90, 22 persen juga mengalami peningkatan dari tahun 2018 yang hanya 88.10 persen.

Berita Lainnya
1 dari 1.339

Sebagai bentuk komitmen dan kepedulian yang tinggi dari Pemerintah Kabupaten Balangan terhadap pentingnya sektor pendidikan dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM), maka seluruh peserta didik dari mulai TK, SD dan SMP baik negeri maupun swasta dibebaskan dari biaya pendidikan.

Bahkan hingga saat ini, kabupaten Balangan tercatat jumlah fasilitas pendidikan pra sekolah (TK/sederajat) 132 buah, sekolah dasar (SD/sederajat) 173 buah, sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP/sederajat) 24 buah dan sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA/sederajat) 14 buah. Namun untuk SLTA/sederajat khususnya yang berstatus negeri sudah diambil alih oleh pemerintah provinsi Kalsel.

Sedangkan di bidang kesehatan pada tingkat capaian kinerja RKPD tahun 2019 rata rata 85,47 persen dengan predikat tinggi, realisasi kinerja dan anggaran RPJMD tahun 2019 rata rata 44,10 persen dan pada tingkat capaian kinerja RPJMD 2019 rata rata 69,45 persen predikat sedang.

Dari rata-rata capaian kinerja berada pada 69,45 persen. Capaian yang masuk kategori sedang ini, masih menyisakan pekerjaan rumah di penekanan usia harapan hidup yang berada di angka 96,74 persen tapi ada peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 58.31 persen, sedangkan untuk penekanan angka kematian bayi per 100.000 kelahiran sudah baik yakni 65, 00 persen sudah mengalami penurunan dibandingakan tahun lalu yang mencapai 67.06 persen, dan penekanan angka kematian ibu per 1000 kelahiran juga sudah membaik yakni diangka 46,61 persen ada penurunan dari tahun sebelumnya 66.67 persen.

Namun yang cukup membanggakan ada pada capaian penekanan angka pengangguran terbuka, yaitu 123.53 persen dengan kategori tinggi.

Untuk meningkatkan SDM melalui bidang kesehatan, Kabupaten Balangan selain sudah memiliki 1 buah RSUD juga ada 12 buah puskesmas, 21 puskesmas pembantu (Pustu), 140 buah polindes, dan poskesdes yang tersebar di semua wilayah kecamatan. Selain itu, demi meringankan biaya kesehatan, Pemerintah kabupaten Balangan melalui Bupati Balangan, H Ansharuddin pada tanggal 18 Desember 2017 lalu, meluncurkan program Universal Health Coverage (UHC). Program ini mendaftarkan seluruh warganya dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS), yang dikelola oleh BPJS Kesehatan per 1 Januari 2018. Program UHC Kabupaten Balangan, merupakan kabupaten/kota yang pertama kali di Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan program UHC, sehingga Pemerintah Kabupaten Balangan menerima Penghargaan dari Presiden RI terhadap pencapaian UHC Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS). (Adv/jun/KPO-1) bersambung

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya