Laporan Masyarakat Bansos Diwilayah Hulu Kapuas Masih Minim

Kuala Kapuas, KP – Dari hasil Reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kapuas III, banyak mendapatkan laporan dari masyarakat tentang bantuan sosial (Bansos) masih sangat minim di masa pendemik COVID-19, untuk seluruh desa wilayah Hulu.

“Baik berupa sembako, Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan alat kesehatan seperti handsanitizer, masker dan Alat Pelindung Diri (APD). Semua itu, hanya dipenuhi dari Anggran Dana Desa (ADD) maupun dari Dana Desa (DD),” kata Juru Bicara anggota DPRD Kapuas, Dapil Kapuas III, Berinto, dalam laporan hasil resesnya belum lama ini pada paripurna DPRD setempat.

Untuk itu, lanjutnya, pihaknya dari anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Dapil Kapuas III, sangat mengharapkan sebuah pemerataan yang menyeluruh secara adil untuk segala bentuk bantuan sosial.

Selain itu, untuk beberapa desa yang dikunjungi pihaknya di wilayah Dapil Kapuas III tersebut, yang menjadi usulan sangat prioritas seperti Desa Lawang Tamang yaitu, percepatan pembangunan lanjutan jalan dan jembatan Sei Hanyo-Bokui serta jaringan komunikasi.

Berita Lainnya
1 dari 122

Begitu juga dengan Desa Baronang II Kecamatan Kapuas Hulu, yaitu rehap atap bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Desa Baronang II, penimbunan pengerasan jalan dari simpang Desa Hurung Tampang menuju Desa Baronang II dengan jarak 3 kilo meter aspal.

Selanjutnya, jembatan box panjang 7 meter dan lebar 6 meter di Sei Bombar, Desa Baronang II, serta permohonan bibit sengon untuk 378 hektar untuk kelompok tani, dan Desa Jangkang, Kecamatan Pasak Talawang, yaitu percepatan pembangunan jaringan listrik, pengaspalan jalan dalam Desa Jangkang serta jalan menuju kantor kecamatan setempat dan jaringan komunikasi untuk Dusun Mamput.

Kemudian, Desa Baronang I, Kecamatan Kapuas Tengah, yaitu usulan pemekaran desa, jaringan komunikasi serta untuk Desa Lawang Kamah, Kecamatan Timpah, yaitu pembangunan kantor desa dan balai desa.

“Usulan pembangunan jembatan beton jalan poros Kapuas Tunggal Persada (KTP)-Desa Lawang Kamah panjang 25 meter dan lebar 6 meter serta tindak lanjut realokasi desa,” demikian Berinto. (Al)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya