Sekda Kalteng Ingatkan Forsesdasi Tidak Berpolitik Praktis

Palangka Raya, KP – Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Fahrizal Fitri mengingatkan, agar Forum Sekretaris Daerah (Forsesdasi) tidak berpolitik dan tidak membebani daerah.

Hal itu ia sampaikan saat membuka sekaligus memimpin Rapat Kerja Komisariat Wilayah Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Raker Komwil Forsesdasi) Provinsi Kalimantan Tengah, di Aula Jayang Tingang, Kamis (19/11). Raker Komwil Forsesdasi Kalteng ini menghadirkan Ketua Komwil Forsesdasi Kalteng periode tahun 2018-2021 Yansiterson yang juga merupakan Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas serta para Sekretaris Daerah se-Kalteng.

Ketua Komwil Forsesdasi Kalteng Yansiterson, mengingatkan kembali tujuan didirikannya Forsesdasi adalah untuk menjadi wadah partisipasi aktif mendukung pemerintahan nasional dan penyelenggaraan otonomi daerah dalam bingkai NKRI.

Kehadiran kita mengikuti raker ini kiranya menjadi wadah partisipasi guna merumuskan berbagai kebijakan nasional terkait dengan pemerintahan daerah sekaligus memberikan ide dan solusi dalam pelayanan pada masyarakat di Provinsi Kalteng, ungkapnya.

Selaku Pengawas Komwil Forsesdasi, Sekretaris Daerah Fahrizal Fitri menekankan posisi dan peran Sekretaris Daerah sangat strategis dan menentukan bagi keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Berita Lainnya
1 dari 352

Tugas dan fungsinya membantu Kepala Daerah dalam perumusan kebijakan, koordinasi pelaksanaan tugas serta pelayanan administrasi, paparnya. Oleh karena itu profesionalisme dan integritas menjadi persyaratan yang mutlak.

Ia mengigatkan kembali agar forum ini jangan menjadi organisasi yang ikut berpolitik, atau menjadi organisasi yang eksklusif serta tidak menjadi beban bagi pemerintah daerah, tetapi menjadi organisasi yang mempunyai manfaat positif untuk kepentingan daerah, kepentingan bangsa dan negara, pangkas Fahrizal.

Lebih lanjut ia berharap forum ini dapat menginventarisir permasalahan, peraturan maupun penerapannya di daerah, agar dapat menghasilkan suatu rekomendasi kepada Pemerintah Pusat untuk ditindaklanjuti dengan melakukan revisi terhadap ketentuan Perundang-undangan terkait Pemerintahan Daerah.

Isu-isu strategis lainnya yang perlu turut dibahas dalam forum tersebut, menurut Sekda Fahrizal Fitri antara lain penyederhanaan birokrasi dalam rangka pelayanan publik, evaluasi kelembagaan, peran daerah dalam mensosialisasikan pelaksanaan Pilkada saat pandemi hingga ke tingkat kecamatan, desa, kelurahan, proses penganggaran dan seputar tata batas.

Ia mengajak seluruh Sekretaris Daerah se-Kalteng sebagai motor penggerak Aparatur Sipil Negara di wilayahnya masing-masing guna meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan, membina rasa kebersamaan dalam menjaga dan memelihara ketentraman, ketertiban masyarakat yang kondusif dan harmonis. Bersama-sama menciptakan suasana hidup di lingkungan yang bersih dan sehat dan memastikan bahwa masyarakat tidak melukan kegiatan melanggar hukum,” imbuhnya.

Kegiatan raker tersebut, dihadiri Kepala Biro Organisasi Setda Prov. Kalteng Agus Reskinof dan para Kepala Bagian Organisasi Kab/Kota se-Kalteng. (drt/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya